Home > Budaya > 1.600 Hewan Kurban di Binjai Diprediksi Akan Disembelih

1.600 Hewan Kurban di Binjai Diprediksi Akan Disembelih

Sorotdaerah.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemerintah Kota Binjai, Ir Dewi Anggraini, memprediksi jumlah hewan kurban yang akan disembelih pada puncak perayaan Idul Adha 1438 Hijrah, mencapai 1.600 ekor. Namun dia menjamin, pasokan sapi, kambing, dan domba, masih mencukupi.

“Prediksi kita, ada 1.300-an sapi, serta 300-an kambing dan domba, yang akan disembelih. Alhamdulillah, pasokannya itu cukup,” ungkapnya, didampingi Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros ST, dan Kepala Bidang Peternakan, drh Jefri Helmi, saat melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, pada salah satu agen di Jalan Gajah Mada, Lingkungan X, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (30/8) sore.

Lebih jauh Dewi memastikan, hewan kurban di Kota Binjai dalam kondisi sehat dan dagingnya layak dikonsumsi. Sebab selama sepekan pihaknya melakukan monitoring terhadap lebih dari 2 ribu sapi, kambing, dan domba, pada 25 agen, belum ditemukan hewan yang terinfeksi penyakit berbahaya.

“Sejauh ini, kita memang belum temukan indikasi penyakit menular pada sapi, kambing, dan domba. Sebab dari hasil monitoring, semuanya itu kita nyatakan sehat dan cocok dijadikan hewan kurban,” ujar Dewi.

Indikatornya sendirI, lanjutnya. Bisa dilihat dari kondisi fisik hewan, seperti cukup umur yang ditandai dengan tumbuhnya gigi depan, tidak cacat, mata bersih, bulu tidak kusam, tidak pincang, dan suhu tubuh yang normal.

Meskipun demikian, Dewi tetap mengingatkan masyarakat, terutama kepada para panitia kurban, agar lebih selektif dalam memilih sapi, kambing, dan domba, yang akan dibeli untuk disembelih.

Secara khusus, dia juga meminta masyarakat untuk menerapkan prinsip P2HT. Antara lain, pilih hewan kurban yang sehat dan tidak cacat, perlakukan hewan kurban dengan baik dan tidak menyakiti saat proses penyembelihan, hubungi petugas peternakan guna memastikan kesehatan hewan kurban, serta tangani daging hewan kurban dengan baik, demi menghindari kontaminasi bakteri dan zat kimia berbahaya.

“Hal terpenting lainnya, jangan gunakan pelastik berwarna sebagai wadah atau tempat mengemas daging hewan kurban, serta segera laporkan jika ditemukan cacing dan daging tidak layak konsumsi,” seru Dewi.

Sementara itu, Suharianto, selaku agen penjualan hewan kurban, mengaku, permintaan terhadap sapi, kambing, dan domba, pada momen Idul Adha 1438 Hijriah, mengalami penurunan sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut diduga terjadi akibat faktor penurunan daya beli, menyusul peningkatan harga jual sapi, kambing, dan domba, hingga mencapai 15 persen. Kondisi ini pula yang disinyalir menyebabkan penurunan minat masyarakat untuk berkurban.

“Sejauh ini, pasokan sapi, kambing, dan domba, relatif cukup. Harga jualnya relatif stabil. Hanya memang permintaan kurban untuk tahun ini cenderung menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar Suharianto. (AA)

You may also like
32 Rumah Bekas Barak Perkebunan Ludes Terbakar
SDR Binjai Target Dua Besar Liga Futsal Regional Sumatera
Sekali Beraksi, Pencuri “Gasak” Dua Sepeda Motor
Nekat Maling Helem, Dua Pria Ini Digebuk
Cuaca Ekstrem Picu Kerusakan Sejumlah Bangunan di Binjai
Percepat Populasi Sapi, Dirjen PKH Minta Aceh Genjot Inseminasi Buatan

Leave a Reply