Home > Daerah > 2 Jambret Rara Ternyata Residivis Dan Pecandu Sabu

2 Jambret Rara Ternyata Residivis Dan Pecandu Sabu

Sorotdaerah.com- Tim gabungan Polres Siantar dan Tim Khusus Anti Bandit berhasil menangkap dua tersangka jambret yang menyebabkan tewasnya Rara Sitta Stephani (28), pegawai BNI warga Jalan Melanthon Siregar Gang Cantik Manis Kota Pematangsiantar.

Kedua tersangka yakni Randal Malau (24) dan Andi Saputra Hutasoit (23) alias Nasib Hutasoit alias Ompong. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda. Randal diringkus di Siantar. Sedangkan Ompong dibekuk Marendal.

“Yang tewas itu namanya Randal Malau. Dia ditangkap subuh tadi dari persembunyiannya di Marendal. Oa ditangkap sebagai pengembangan dari terangkapnya si Ompong Malau yang diamankan pada Jumat lalu di Siantar,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Andi Ryan, didampingi Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan dan Kasubdit 3 Jatanras Poldasu AKBP Faisal Napitupulu di pelataran Paviliun Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Minggu (29/10).

Andi Ryan menambahkan, tersangka Randal yang berperan sebagai pemetik tas korban terpaksa diberi tindakan tegas karena melawan polisi. Ia termasuk jambret yang pintar. Karena begitu menyadari dimonitor polisi, dia langsung kabur ke Kota Medan. Dia tancap gas dengan mengendarai sepeda motor. Demi menutupi jejaknya, Ompong mematikan ponselnya. Sehingga polisi bekerja lebih ekstra mengejar pelaku.

“Pelaku naik sepeda motor. Pintar dia. Henponnya dimatikan. Tapi karena keuletan anggota kita, pelaku bisa ketangkap juga,” kata Ryan.

Ryan mengatakan baik Randal maupun Ompong, keduanya positif mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu. Mereka berstatus lajang. Selama ini mereka hidup secara berpidah-pindah. “Pelaku yang tewas itu mengaku-ngaku sebagai warga Medan. Namun belum kami cek lagi,” ujarnya.

Kedua tersangka merupakan residivis kasus pencurian dengan modus jambret. Tersangka Randah sudah lima kali terlibat aksi penjembretan. Sedangkan Ompong sudah tiga kali. “Pada saat kami minta si Randal menunjukkan lokasi penadahnya, ia malah berusaha kabur dan melawan polisi. Salah satu anggota kami terluka,” sambung Ryan.

Perburuan kepada tersangka dilakukan hingga dini hari. Polisi terus memantau pergerakan pelaku. “Pada pukul 12 malam, kami pantau, pelaku sudah tiba di Medan. Tim langsung bergerak dan langsung menangkap tangkap. Namun saat mau ditangkap, pelaku Ompong ini menyerang anggota polisi dengan pisau. Tangan salah satu personel mengalami luka sayat,” beber Andi Ryan sembari meminta anggotanya menunjukkan tangannya yang kena sayat.

Tersangka Randal kini terbaring di kamar jenasah Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Wajahnya ditutup dengan selembar kain. Sedangkan rekannya Ompong masih dirawat karena kedua kakinya juga dihadiahi timah panas.

Andi Sahputra mengaku berperan sebagai joki alias yang mengendarai sepeda motor. Ia bertemu dengan Randal di Siantar Square. Kali ini ia ingin naik kelas dari penadah menjadi pelaku.

Ia juga mengakui hasil menjambret ini dia gunakan untuk membeli narkoba. Selain itu ia juga pengangguran. Sehingga ketika Randal mengajaknya untuk menjambret, ia tak menolak. “Saya memakai sabu-sabu, Pak. Pertama sekali saya memakainya (sabu-sabu-red) saat ditahan di penjara di Dolok Sanggul sampai sekarang,” kata Ompong. (LS)

You may also like
Gugup Diteriaki, Jambret Ini Terjungkal Dari Motor
Lewat Polrestabes Naik Metic, 2 Jambret Lolos
Serempet Pengendara, Jambret Bonyok Dihajar Massa
Jambret HP Pengendara Go-Jeck, Pelaku Babak Belur Dihajar
Ernita Jambak Rambut Penjambret Hingga Terjungkal
Nyeberang Jalan Korban Dijambret, Pelakunya Ternyata Pelajar

Leave a Reply