Home > Daerah > Festival Literasi Danau Toba, Butet Manurung Berbagi Pengalaman

Festival Literasi Danau Toba, Butet Manurung Berbagi Pengalaman

Sorotdaerah.com – Ratusan guru mengikuti seminar yang dilaksanakan Gramedia bertajuk Samosir menuju kampung Literasi, yang diadakan dilapangan Lopo Hotel Tomok, Jumat (12/7).

Seminar dan diskusi kali ini menghadirkan Butet Manurung Perempuan bernama lengkap Saur Marlina Manurung. Seminar dilaksanakan Gramedia bekerjasama dengan Alusi Tao Toba.

Peserta yang hadir dari kalangan Guru, Masyarakat umum dan mahasiswa dari Medan dan Siantar juga meramaikan festival literasi..

Butet menceritakan pengalamannya. Ia pertama kali mengajar di Sokola Rimba di Hutan Bukit Dua Belas pada 1999, membawa misi memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak suku pedalaman, agar mereka bisa belajar, melindungi diri dari penindasan dunia luar.

Misi ini berhasil dan membuat anak-anak suku pedalaman dapat mengenyam pendidikan dan mampu membela diri dari tekanan luar.

Keberhasilannya dituliskan dalam sebuah buku kemudian difilemkan dengan judul Sokola Rimba, Kehadiran Butet Manurung di pada kegiatan ini memberi kesan tersendiri bagi para pegiat Literasi dan anggota seminar lainnya.

Menurut perempuan lulusan antropologi Universitas Padjajaran ini, salah satu upaya literasi yang diberikan adalah dengan memberikan dan mengajarkan materi buku-buku terkait dengan isu konservasi lingkungan, hutan adat, hingga hak asasi manusia khususnya menyangkut hak asasi masyarakat adat.

“Baca-tulis yang diajarkan kepada mereka bukan untuk mengejar cita-cita individu melainkan untuk kelangsungan hidup mereka seperti membaca arah angin, membaca vegetasi,” jelasnya.

Pada sesi akhir Butet manurung mengharapkan agar ada butet butet lainnya lahir di Samosir. (DS)

You may also like
Gramedia Putar Film Sokola Rimba Pada Acara Festival Literasi

Leave a Reply