Home > Daerah > Hilang Keseimbangan, Truk Terjun ke Sungai

Hilang Keseimbangan, Truk Terjun ke Sungai

Binjai, Sorotdaerah.com – Diduga akibat kehilangan keseimbangan, sebuah truk bermuatan pasir dan batu (sirtu) terjun bebas ke dalam aliran Sungai Bingai, tepat di bawah Jembatan Gantung Limau Sundai, Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (20/7) sore.

Beruntung kejadian itu tidak sampai memicu korban jiwa. Sebaliknya, kondisi kendaraan yang terendam dalam air sungai, justru menjadi tontonan warga dan pengguna kendaraan yang melintas di kawasan itu.

Informasi dihimpun wartawan, awalnya Truk Mistsubishi Colt Diesel BK 8983 BD, yang dikemudikan Mulia Sembiring (40), warga Pasar Utama Baru, Kelurahan Namo Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, bermaksud menurunkan muatan pasir dan batu, untuk menimbun jalan berlobang.

Namun sewaktu truk melintasi permukaan jalan yang cenderung miring, tiba-tiba saja kendaraan tersebut oleng ke kiri, lalu terperosok dan jatuh terguling ke dalam aliran sungai.

Akibat kejadian itu, seluruh muatan truk bertumpahan di antara tebing dan dasar sungai, dengan kedalaman mencapai lebih dari lima meter tersebut. Sebaliknya, bagian kepala dan tangki kendaraan ringsek berat, usai menghantam dasar sungai.

Beruntung bagi sang pengemudi, dia akhirnya bisa selamat, karena hanya menderita cedera ringan. Oleh warga, korban segera dievakuasi dari dalam kepala truk, untuk kemudian dipulihkan kondisinya fisiknya.

“Peristiwa ini murni kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal. Pemicunya itu karena faktor human error,” ungkap Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu, melalui Kasubbag Humas, AKP Lengkap Tarigan. (AA)

You may also like
32 Rumah Bekas Barak Perkebunan Ludes Terbakar
Surat Telegram Terbit, Sejumlah Daerah Ganti Kapolres
SDR Binjai Target Dua Besar Liga Futsal Regional Sumatera
Sekali Beraksi, Pencuri “Gasak” Dua Sepeda Motor
Nekat Maling Helem, Dua Pria Ini Digebuk
Cuaca Ekstrem Picu Kerusakan Sejumlah Bangunan di Binjai

Leave a Reply