Home > Daerah > IWO Serukan Copot Kabag Humas Pemko Pematangsiantar

IWO Serukan Copot Kabag Humas Pemko Pematangsiantar

Sorotdaerah.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Siantar-Simalungun‎ menyesalkan kebijakan Humas Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, memilih-milih wartawan untuk meliput kegiatan. IWO mendesak Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor segera mengevaluasi Kabag Humas dan Protokoler.

Pasalnya, pihak yang paling bertanggung jawab terhadap perlakuan pihak Bagian Humas dan Protokoler yang terkesan diskriminatif dan diyakini dapat memecah belah wartawan. Gilbert Ambarita selaku Kabag Humas dan Protokoler Sekretariat ‎Daerah Kota Pematangsiantar‎ membatasi kegiatan peliputan dalam kegiatan evaluasi dan monitoring Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK), Rabu (6/9) lalu.

Menanggapi hal ini, Ketua IWO Siantar-Simalungun, Ferri Ojak Pardede, mengkuatirkan kebijakan Humas Pemko memilih-memilih wartawan untuk meliput suatu kegiatan, akan semakin melebar hingga berdampak ke citra Pemko yang kurang baik.

“Bila Walikota, Hefriansyah, menginginkan citra pemerintahannya tidak semakin terpuruk di tengah masyarakat, khususnya kalangan wartawan. Kabag Humas dan Protokoler harus dicopot atau diganti. Jangan sampai tindakan atau kebijakan pilih-pilih wartawan yang terkesan diskriminatif itu semakin melebar,” tegasnya, Kamis (7/9).

Mengapa disebut bisa semakin melebar kepada citra pemerintahan, kata Ferri, itu karena bagian Humash merupakan ‘corong’ dari Walikota Pematangsiantar. “Bagaimana mungkin ‘corong’ yang perlakuannya terkesan diskriminatif mampu membuat citra pemerintahan menjadi lebih baik,” cecar Ferri di damping sekretarisnya, Jon Roi Purba.

Pada kesempatan itu, Ferri juga menanggapi pernyataan walikota terkait perilaku pilih-pilih wartawan untuk melakukan peliputan. “Jawaban walikota ketika dikonfirmasi wartawan itu, menurut saya bukan jawaban yang bisa memberikan solusi. Jawaban itu hanya ingin menyelamatkan dirinya dari kejaran wartawan,” tandasnya.

‎Dalam pemberitaan sebelumnya, ketika dikonfirmasi, Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah sempat balik bertanya kepada wartawan yang mengkonfirmasi. “Siapa yang milih-milih,” kata Hefriansyah. Ketika disebut Humas, Hefriansyah malah menyuruh balik bertanya kepada Humas.

“Kau tanyalah sama dia (Bagian Humas), akupun tak tahu. Masak wartawan dilarang, gak tahu pulak aku‎, pokoknya aku datang untuk menyampaikan kata sambutan,” kata Hefriansyah.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Pemko Pematangsiantar, Gilbert Ambarita yang dikonfirmasi sebelum walikota, ketika ditanya mengapa memilih-milih wartawan untuk melakukan peliputan atas kegiatan yang dihadiri KPK, tidak menjawab. Malah meminta agar awak media sumutpress.com mematikan rekaman‎.

“Jangan dulu rekam lae,” kata Gilbert. Namun awak sumutpress.com bersikeras untuk merekam guna menghindari adanya pengingkaran atas apa yang diucapkan oleh Kabag Humas tersebut. Karena tetap direkam, Gilbert enggan memberikan komentar atas pertanyaan wartawan itu. (Red)

You may also like
Produk Sayur Organik Potensial Dikembangkan 
Menggali Potensi Wisata Siantar
Gus Solah, Adik Gusdur Rekomendasikan Siantar Model Kota Toleransi Tinggi
Bus Sejahtera Kontra Sepeda Motor, Satu Orang Tewas
Dapat Sabu dari Tulang, Polisi Ringkus Penyalahguna Narkotika
Dua Pelaku Perampokan Terhadap Rara Stephani Ditangkap, Satu Tewas

Leave a Reply