Home > Daerah > Mari Waspada, Angka Kebakaran Tinggi Di Medan

Mari Waspada, Angka Kebakaran Tinggi Di Medan

Sorotdaerah.com- Angka kebakaran di Medan sangat tinggi. Dalam sehari, misalnya sedikitnya terjadi dua kebakaran rumah di Medan. Contohnya pada Rabu (22/11).

Pertama terjadi kebakaran rumah toko milik Puji Susanto di Jalan Gaperta No 281 A Lingkungan 1 Medan Helvetia. Kedua, kebakaran satu unit rumah permanen milik Bintang di Jalan Jalan Griya Martubung atauJalan Tempirai Raya No. 5, Blok. 5 Lingkungan 19, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Meski kedua kejadian tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa, kerugian material cukup besar. Bahkan, pemilik rumah harus kehilangan banyak barang berharga.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan menyebut, jumlah kebakaran yang terjadi Medan terbilang sangat tinggi. Sebagai pembanding, di 2016, tercatat 242 kejadian kebakaran. Artinya dalam sebulan bisa terjadi sedikitnya 20 kali kebakaran. Karena itu, kebakaran harus diicegah untuk menekan angka kematian juga jumlah kerugian.

Karena itu, keliru jika masyarakat masih menyalahkan pemadam kebakaran. Setiap orang musti ikut terlibat dalam upaya mencegah dan menanggulangi kebakaran. Masyarakat harus dibekali dengan pelatihan-pelatihan, sosialisasi dan simulasi kebakaran. “Pelatihan atau sosialisasi dapat dilakukan sejak usia dini hingga dewasa,” ungkap pelaksana Kepala Bidang Pencegah dan Pemberdayaan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan Huddin Hasibuan.

Ia menganjurkan, masyarakat jangan bergantung sepenuhnya pada Dinas Pemadam Kebakaran. Masyarakat harus memiliki pengetahuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran. “Kita telah melatih 2000 kepala lingkungan (Kepling). Pemilik gedung-gedung besar seperti hotel-hotel, rumah sakit dan fasilitas umum seharusnya melakukan pelatihan-pelatihan untuk pencegahan kebakaran dan menyediakan alarm peringatan kebakaran,” ujar Huddin.

Menurut Huddin, masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan di rumah masing-masing. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat, diantaranya dengan membiasakan memeriksa peralatan listrik di lingkungan kerja atau tempat tinggal.

“Misalnya dengan memperbaiki setiap sambungan yang longgar. Sambungan yang longgar dapat menyebabkan kabel menjadi panas dan kemudian mudah terbakar,” pungkasnya. (LS)

You may also like
Korban Kebakaran Terima Sumbangan Dari Pemko Siantar
Sembilan Rumah Terbakar Di Siantar
Sehari, 2 Kebakaran Hanguskan 7 Rumah
Grosir Di SM Raja Ludes Terbakar
14 Gelandangan dan 23 Orang Gila Diamankan
Pengedar dan 5 Paket Sabu Diamankan

Leave a Reply