Home > Daerah > Nasib Nelayan Kini Semakin Diperhatikan

Nasib Nelayan Kini Semakin Diperhatikan

Sorotdaerah.com – Menindaklanjuti pertemuan antara kelompok nelayan dengan Kapolda Sumut tempo hari, kali ini Direktur Polisi Air menginisiasi seminar Forum Koordinasi Dan Komunikasi (FKK) peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan. Seminar digelar di Hotel Emerald Garden Medan, Selasa (21/11).

Dalam seminar tersebut hadir Kepala Kops Polisi Air Baharkam Polri yang diwakili Irjen Pol Satria Firdaus Maseo. Juga hadir Danlantamal Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto. Kemudian mewakili Kapolda Sumut hadir Kombes Pol Hery Subiansori.

Sedangkan dari Direktur Polairud Baharkam Polri diwakili AKBP Julisa Subdit Gakkum Satgas 115 Polairud Mabes Polri, Kombes Pol Zainal Arifin Paliwang, Dirpolair Polda Sumut Kombes Pol Syamsul Badar serta Pejabat Utama Polda Sumut, para Kapolres pesisir Barat dan Timur, Para Pejabat Utama Lantamal serta Perwakilan Nelayan Sumut sekitar 50 orang.

Narasumber dalam seminar ini yakni Basilio Dias Araujo, Asisten Departemen Keamanan dan Ketahanan Maritim. Ia memaparkan tentang topik Peran Kemenko Maritim mendukung pemberdayaan masyarakat nelayan guna menegakkan kedaulatan maritim dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sedangkan mewakili Kominfo Maritim, hadir Dr Indra Jaya (dari IPB). Indra membawakan materi bertajuk Tinjauan Akademis dampak dari Permen KP Nomor 71 tahun 2016 terhadap Kesejahteraan pelaku usaha perikanan.

Seminar makin mendalam tatkala Prof. Saraf Wijaya (dari Kementerian Kelautan dan Perikanan) membahas tentang Tantangan dalam impelementasi Permen KP Nomor 71 tahun 2016 terkait pelarangan alat tangkap pukat Hela dan pukat tarik di seluruh wilayah perairan Indonesia.

Sedangkan narasumber dari Ditpol Air Korpolairud Baharkam Polri mengulas tentang fungsi dan peranan Ditpolair dalam penegakkan UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perubahan UU Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Materi itu ditunjang dengan paparan narasumber dari TNI AL Asisten Operasional Kasal. Topik yang dikupasnya tentang peran TNI AL melalui pemberdayaan nelayan sebagai bagian potensi maritim dalam rangka menjaga kedaulatan perbatasan laut Indonesia.

Direktur Polisi Air Polda Sumut Kombes Syamsul Badar mengatakan, Forum Koordinasi dan Komunikasi ini bertujuan mempertemukan berbagai pihak untuk saling berbagi dan berdiskusi tentang strategi kemitraan, kolaborasi dan kerjasama jaringan dalam isu terkait pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan. “Diskusi ini juga akan memberi ruang bagi para nelayan untuk mendapatkan informasi dan kemungkinan kerjasama ke arah penguatan komunitas nelayan di masa mendatang,” katanya.

Kegiatan ini diikuti 109 peserta terdiri dari instansi pemerintah 34 orang, Polda Sumut 25 orang, Asosiasi Nelayan 15 orang, Perwakilan Nelayan 35 orang dari berbagai kalangan baik instansi baik pemerintahan, aktivis akademi, pelaku usaha di bidang perikanan dan nelayan. (LS)

Leave a Reply