Home > Daerah > Operasi Antik, Poldasu Ungkap 581 Kasus, Jebloskan 728 Tersangka

Operasi Antik, Poldasu Ungkap 581 Kasus, Jebloskan 728 Tersangka

Sorotdaerah.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara dan jajaran mengungkap 581 kasus kejahatan narkoba dengan menangkap 728 tersangka yang terdiri dari 686 laki-laki dan 42 perempuan. Para penyalah guna narkotika itu terjaring dalam Operasi Antik Toba 2017 yang digelar mulai 14-28 Agustus 2017.

Ditresnarkoba Polda Sumut sendiri menangani 32 kasus dengan meringkus 43 tersangka dan menyita barang bukti 9,8 kg sabu-sabu, 1,1 kg ganja dan 116 butir pil ekstasi.

Sementara Satuan Wilayah Prioritas 6 Polres mengungkap 406 kasus dan jumlah 499 tersangka serta menyita barang bukti 2,8 k9 sabu, 102,1 kg ganja dan 834 butir pil ekstasi, 10 gram pecahan dan 6 butir pil happy five.

Tak kalah banyak, Satuan wilayah imbangan di 21 Polres mengungkap 143 kasus dan menangkap 186 tersangka serta menyita barang bukti berupa 238,43 gram sabu-sabu, 63,8 kg ganja dan 5 butir pil ekstasi ditambah 2 butir pecahan ekstasi.

Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan ada tujuh kasus menonjol yang terungkap selama Operasi Antik Toba 2017. Pertama, kasus dengan tersangka Ayub (Meninggal Dunia). Ia ditangkap pada Kamis 17 Agustus 2017 di Jalan Beo Perumnas Mandala Medan. Polisi menyita barang bukti berupa 2 kg sabu-sabu.

Kedua, kasus dengan tersangka Musli Adi (meninggal dunia), Yossi Andrian Saputra alias Andre dan Baktiar. Ketiganya ditangkap pada Kamis 17 Agustus 2017 di daerah Besitang Kabupaten Langkat. Polisi menyita barang bukti berupa sebungkus besar sabu dengan berat satu kg, 6 buah HP, 1 unit mobil hitam jenis Land Cruiser Prado berpelat BK 1381 IM.

Ketiga, para tersangka Tarmizi M. Yusuf alias Faisal (meninggal dunia), Anton Sopian alias Adi, Riki Rezeki alias Crup, Raja Mangaliat Hutapea alias Pak Jess. Komplotan ini ditangkap pada Minggu 20 Agustus 2017, di Jalan KM 12 Binjai. Polisi menyita barang bukti 2 kg sabu-sabu, 6 unit HP dan 1 buah mobil Pajero Sport warna hitam.

Selanjutnya, kasus dengan tersangka Abdul Samad Bin Hasan (ditembak di kaki). Abdul ditangkap pada Minggu 27 Agustus 2017, di pinggir jalan Lintas Sumatera Utara – Aceh, Besitang, Langkat dengan barang bukti : 4 kg sabu-sabu dan 1 unit HP.

Kemudian kasus dengan tersangka Abdul Khalil, Fajri M.Yusuf, Fahrizal Amran dan Khairuddin Tambunan yang itangkap pada Senin 14 Agustus 2017 di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Sei Putih Kecamatan Medan Petisah. Polisi menyita barang bukti 1 kg sabu.

Berikutnya, kasus yang menjerat Raden Sebayang dan Arpenta Gurusinga. Kedua tersangka pengedar ini ditangkap pada Senin 14 Agustus 2017 di Jalan Jamin Ginting KM 24 Desa Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.

Teranyar, penemuan ladang ganja, ada Kamis 24 Agustus 2017 di daerah pegunungan desa Rao-rao Dolok Kecamatan Tambangan Kabupaten Madina. Terangka dalam proses penyelidikan namun barang bukti ditemukan berupa satu hektar ladang ganja dan 3000 batang pohon ganja.

“Total barang bukti yang disita selama operasi Antik Toba ini adalah hampir 13 kg sabu-sabu, 955 butir ekstasi, dua butir dan 10 gram pecahan ekstasi, 167 kg daun ganja kering, 3000-an batang tanaman ganja dan satu hektar ladang ganja di Madina,” beber Irjen Paulus Waterpauw. (JS)

You may also like
Brimob Pasukan Elit Polri
Jaga Kekompakan, Polda Sumut Gelar Family Gathering
Pelanggar Lalu Lintas Terbesar Adalah Pelajar
Dalam 5 Bulan, Poldasu Sita 33,7 kg Sabu, 317 Kg Ganja 680 Butir Pil Ekstasi
Germo Jual Perempuan Rp 1 Juta Short Time
Mantan Napi Pemerkosa Tega Cabuli Putri Kandungnya

Leave a Reply