Home > Daerah > OTT Terhadap Pegawai PN Stabat Modusnya Janjikan Bisa Batalkan Eksekusi Lahan

OTT Terhadap Pegawai PN Stabat Modusnya Janjikan Bisa Batalkan Eksekusi Lahan

 

Sorotdaerah.com- Modus yang digunakan pegawai Pengadilan Negeri Stabat inisial MES (44) untuk memeras korbannya, M Nurdin alias Buyung adalah dengan menjanjikan bisa membatalkan proses eksekusi lahan tempat usaha korban.

“Tersangka menunjukkan selembar kertas untuk ditanda tangani korban. Tersangka memberitahukan, tanah tersebut akan dieksekusi dalam satu minggu. Namun korban menolak untuk menekennya,” ujar Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw saat merilis ke pers hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli UPP Provinsi Sumut.

Pres rilis dilaksanakan pada di Lobi Gedung Utama Polda Sumut, Medan, Kamis (31/8). Esoknya, tersangka MES bolak-balik menghubungi korban. Tersangka menyuruh korban untuk datang ke kantor Pengadilan Negeri Stabat dengan membawa uang untuk sebanyak Rp 8 juta agar berkas eksekusi lahannya dibatalkan pengadilan.

Lebih jauh Kapolda Sumut menerangkan, kepada korban, pelaku mengaku sebagai juru sita dan sedang ditugaskan Pengadilan Negeri Stabat untuk memberitahukan kepada tersangka bahwa akan dilakukan eksekusi atas tanah tempat usaha milik korban.

“Tersangka berulang kali memaksa korban Nurdin untuk datang jika ingin dibantu dengan membawa uang dengan alasan untuk diserahkan kepada Ketua Pengadilan sebanyak lima juta rupiah dan sisanya untuk biaya pemberkasan. Jika tidak, tersangka mengancam lahan milik korban akan segera dieksekusi,” ujar Kapolda Sumut.

Merasa tertekan, korban kemudian mengadu ke Satgas Saber Pungli. Usai berkoordinasi dengan tim saber pungli, Nurdin kemudian menyetujui ajakan tersangka untuk bertemu. “Pada Selasa, 29 Agustus 2017 tersangka mengajak korban bertemu di Jalan Jenderal Sudirman Langkat di Rumah Makan Berdikari untuk mengambil uang dari korban,” ujar Paulus.

Namun korban mengatakan hanya sanggup membayar Rp 7.000.000. Kemudian korban menyerahkan uang tersebut kepada tersangka. Pada saat uang telah diterima, pihak Satgas Saber Pungli langsung menangkap tersangka.

Barang Bukti yang berhasil disita antara lain satu unit HP merek Nokia, uang tunai Rp 7 juta dalam bentuk pecahan seratus ribu, sebundel berkas perkara sengketa tanah antara M Nurdin alias Buyung melawan Sahruddin di Pengadilan Negeri Stabat serta sebuah bed nama atas nama Khairil Anwar. “Personil Satgas Saber Pungli masih menyelidiki dan menyidik kasus tersebut untuk dikembangkan,” pungkas Mantan Wakabaintelkam Mabes Polri itu. (JS)

You may also like
Terkena OTT, Kadisdik Langkat dan Tiga Anak buahnya Ditahan
Pasca OTT, Status Hukum Kabid Perizinan Provsu Tidak Jelas
Status Hukum Kabid DPM PPTSP Provsu Tidak Jelas
Saber Pungli OTT Dinas Pendidikan Langkat
KPK OTT Bupati Batubara dan 6 Orang Lainya
Juru Sita Pengadilan Kena OTT Poldasu

Leave a Reply