Home > Daerah > Pengendara Tertib-Patuh Akan Dapat Hadiah Dari Dirlantas

Pengendara Tertib-Patuh Akan Dapat Hadiah Dari Dirlantas

Sorotdaerah.com- Angka kecelakaan di Sumut sudah tahap mengkhawatirkan. Dari catatan kepolisian, angka kecelakaan lalu lintas di Sumut, pada 2016 rata-raya 17 sampai 18 orang perhari. Korbannya didominasi pengendara roda dua. Korban meninggal mencapai empat sampai lima orang per hari dan tujuh sampai delapan orang luka berat.

Hanya menurun sedikit angka kecelakaan lalu lintas di 2017. Terlihat dari satu semester, angka kecelakaan mencapai 14 sampai 15 orang dengan korban meninggal dunia 4 sampai 5 orang dan luka berat menjadi 4 sampai 5 orang. Jika dikalkulasikan, setiap enam jam sekali, satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Sumut. Tak heran jika data yang WHO menyebut, Indonesia berada di urutan kelima terbesar angka kecelakaan.

Data itu menurut Direktir Lalu Lintas Poldasu, Kombes Pol Raden Heru Prakoso dalam status memprihatinkan. Sehingga pihaknya kini getol membangun program tertib berlalu lintas bagi para pengendara. Ia berusaha bekerjasama dengan pihak lain untuk mendapatkan pengendara yang tertib, taat dan menghormati dalam aturan berlalu lintas.

“Nantinnya ada yang menyurvei bagi pengendara yang tertib itu. Ada yang memfotonya dan program ini sudah kita mulai. Untuk perhari kita ambil tiga orang dan sebulan 96 orang. Bagi pengendara yang tertib, akan kita beri hadiah. Per tiga bulan akan kita undang untuk membahas ketertiban berlalu lintas,” kata Raden Heru Prakoso, ketika diwawancarai wartawan di Medan, Rabu (13/9) sore.

Pemberian hadiah itu, kata Heru Prakoso, supaya pengendara yang sudah tertib di jalanan mereka bisa memengaruhi pengendara lain, minimal di lingkungan kecil, yakni di keluarganya. Untuk mengkoordinir para pengendara yang dinilai tertib dan patuh tadi, mantan Kasat Lantas Poltabes Medan era 2001 ini mengatakan, akan membuat grup kepada 96 orang yang dikumpulkan sebulan dan itu akan terus berganti orang.

“Selain membahas ketertiban berlalu lintas sekaligus silaturahim, mereka nantinya sebagai ikon, untuk membahas etika berlalu lintas. Kalau saja 10 sampai 50 persen mereka betul-betul peduli, tentu bisa mempengaruhi orang lain untuk tertib berlalu lintas, seperti berani menegur para pengendara lain yang lalai. Kita yakin pengendara di Sumut ini khususnya Kota Medan, pasti jauh lebih baik,” imbuhnya.

Selain program jangka pendek dengan menyeleksi dan mencari pengendara jalan yang tertib berlalu lintas, ia juga berjanji akan memastikan program jangka panjang mengenai pengetahuan tertib berlalu lintas bagi dunia pendidikan, khususnya di sekolah sekolah.

“Saya sudah buat wacana disekolah untuk ikut rapat mengenai pembahasan kurikulum pendidikan berlalu lintas. Inilah program jangka panjang kita. Intinya, kita meminimalisir dan mengimbau agar anak sekolah sepatutnya tidak berkendara,” sebutnya. (AN)

You may also like
Dirlantas Poldasu Yakin Warga Kota Medan Kelak Tertib Lalulintas
Juara Lomba Karya Tulis dan Foto Polres Binjai Terima Hadiah
4 Siswa SMA Budi Murni 3 Medan Hasilkan Naskah Terbaik

Leave a Reply