Home > Daerah > Poldasu Amankan 10 Orang Terlibat Judi Tembak Ikan Di Stabat

Poldasu Amankan 10 Orang Terlibat Judi Tembak Ikan Di Stabat

Sorotdaerah.com – Polda Sumut menggerebek lokasi judi tembak ikan di Kompleks Stabat City, Stabat, Jalam KH Zainal Arifin, kemarin. Dalam pengerebekan itu, 14 orang diamankan petugas beserta barang bukti tujuh unit mesin judi tembak ikan, 308 lembar voucer, uang kontan Rp 23 juta dan mesin kalkulator.

“Setelah kami periksa, hanya sepuluh orang yang terbukti terlibat. Sisanya kami pulangkan,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Nurfallah dalam jumpa pers di pelataran gedung Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut didampingi Wadir AKBP Maruli Siahaan dan Kepala Subdit 3 Jatanras AKBP Faisal Napitupulu, Rabu (13/9).

Kesepuluh tersangka itu terdiri dari delapan laki-laki dan dua perempuan. Satu orang berperan sebagai kasir, seorang penukar voucer, seorang sebagai penghitung skor dan tujuh pemain judi.

Lebih jauh Nurfallah mengatakan, judi ini sudah berlangsung selama sebulan tanpa ada masyarakat yang curiga. Modusnya mereka membuka tempat permainan tembak ikan, memasang sebuah poster bertuliskan peringatan keras untuk tidak berjudi dan merekrut kasir yang dimagangkan di lokasi judi tersebut. “Sehingga seolah-olah ini permainan untuk anak-anak. Padahal ini judi dan mereka tidak memiliki izin sama sekali,” terangnya.

Faisal Napitupulu menjelaskan, judi tembak ikan ini sangat diminati para pemain judi. Tak heran jika omzetnya perhari mencapai Rp 50 juta. Tak hanya anak lajang, para lelaki beristri juga doyan datang ke lokasi judi tersebut. Sepasti diakui Kojek. “Baru seminggu saya, Pak,” kata Kojek mengakui.

Silvia (21), perempuan yang turut ditetapkan tersangka, mengaku tidak mengetahui kalau tempatnya bekerja adalah sarang judi. Ia mengatakan baru diterima magang sebulan. Tak dinyana ia turut diamankan. “Saya baru magang sebulan Pak,” katanya.

Berikut inisial sepuluh tersangka yakni H (42) alias Ponimin warga Jalan Marelan Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan, MD (32) alias Mega warga Dusun 2 Pantai Gemi, Stabat, HH (25) alias Anol alias Rusli warga Jalan Teratai, Sarirejo Medan, SY (21) warga Jalan Bambuan Perdamaian, Stabat, B (46) alias Kojek warga Stabat, S alias Semplo (47) warga Stabat, SP (55) alias Candra warga Stabat, WK (30) alias Wawan warga Langkat, MH (39) warga Langkat dan ARBT (27) warga Langkat. (JS)

You may also like
Ditlantas Poldasu Tekad Bantu Anak Tidak Takut Polisi
Pospera Sumut Minta Kapolda Usut Tuntas Kasus Tewasnya Andi Pangaribuan
Poldasu Fokus Lengkapi Berkas Kasus Penipuan dan Penggelapan, Anggota DPRDSU Mengelak
Poldasu Serahkan Tersangka Korupsi Diskanla Provsu ke Kejatisu
Poldasu Dan Beacukai Tingkatkan Kerjasama, Cegah Dan Tindak Barang Selundupan
Poldasu Dan Imigrasi Bahas Pengamanan Lapas

Leave a Reply