Home > Daerah > Sabu 5 Kg Asal Malaysia Diselundupkan Via Jasa Pengiriman J&T Ekspress

Sabu 5 Kg Asal Malaysia Diselundupkan Via Jasa Pengiriman J&T Ekspress

Sorotdaerah.com- Meski sudah dikemas sedemikian rapi dan dikirim melalui jasa pengiriman J&T Ekspress, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mampu mengungkap bandar dan pengedar sabu tersebut.

Sabu ini dipasok dari Malaysia. Polisi harus kerja ekstra. Menyelidikinha selama sebulan penuh. Hasilnya memuaskan. Polisi membekuk sang bandar berinisial AM (43). Polisi bahkan menyarangkan timah panas tepat di dada hingga merenggut nyawa pria bertato ini.

Peristiwa penangkapan hingga sang bandar narkoba ditembak mati itu berlangsung di kawasan Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, pada Kamis (23/11) dini hari.

“Pelaku mencoba melawan petugas dengan berusaha menabrak anggota kita menggunakan kereta Yamaha Xeon warna Biru BK 3803 AFD yang dibawanya, sehingga kita berikan tindakan tegas dengan menembak ditempat tersangka,” sebut, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda MH Saragih saat memaparkan hasil tangkapan dan pengungkapannya di RS Bhayangkara Medan.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu ons sabu golongan 1 asal Malaysia beserta barang bukti helem yang digunakan tersangka AM saat terekam CCTV di jasa pengiriman J&T Ekspress di kawasan Asia Mega Mas, Kecamatan Medan Area, beberapa waktu lalu. Di jasa pengiriman tersebutlah, petugas terlebih dahulu mendapatkan 5 Kilogram Sabu.

“Jadi, awalnya kita mengetahui adanya barang narkoba yang masuk dari Aceh ke Medan ini melalui jasa pengiriman, lalu kita cek kebenarannya dan mendapati sekitar 5 Kilogram sabu yang dikemas bersama bahan makanan. Barang buktinya itulah dahulu kita amankan sehingga kita lakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap nya,” terang Ganda Saragih, didampingi Wakasatnya, Kompol Daniel Marinduri dan tim Labfor Poldasu.

Diungkapkannya lagi, dari penggerebekan dan penangkapan terhadap AM yang merupakan warga asal Kota Siantar dan diketahui mengontrak rumah di kawasan Krakatau Medan tersebut, pihaknya memang membutuhkan waktu cukup lama.

AM yang ternyata seorang bandar yang mahir, berupaya melakukan suap terhadap jasa pengiriman J & T Ekspress, untuk tidak memeriksa 5 Kg sabu yang rencananya untuk dikirimkan ke Kota Semarang. Sabu itu dikemas bersama makanan dan meminta petugas jasa pengiriman agar tidak memeriksa dan membukanya.

“Tersangka berusaha menyuap petugas jasa pengiriman, namun pihak jasa pengiriman tidak mau, sehingga melapor ke kita (polisi). Dari rekaman CCTV di sana, tersangka datang menggunakan Helm yang dipakainya saat kita ringkus. Selama ini terus kita buntuti,” sambungnya, sembari mengatakan bahwa narkoba tersebut merupakan narkoba golongan 1 yang dibuktikan dari hasil uji oleh tim labfor Poldasu dengan membuka bukti sampel sabu.

Dari hasil interogasi yang dilakukan polisi, kata Ganda, tersangka ternyata merupakan residivis dengan kasus yang serupa dan pernah mengalami massa tahanan di Kota Siantar.

“Tersangka ini memang sudah lama jadi bandar dan merupakan seorang redivis. Kita juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap istrinya dan istrinya mengakui itu. Ini merupakan aksinya yang ke sekian dan rencananya narkoba asal Malaysia dan Aceh ini akan dikirim dari Medan ke Semarang,” ungkap Ganda Saragih.

Meski telah menumpas seorang bandarnya dan mengamankan 5 kilogram narkoba jenis sabu tersebut, Ganda mengakubakan terus menelusuri lebih lanjut terkait jaringan AM. “Kita masih terus melakukan pengembangan dan mencari tau jaringan lainnya,” ujarnya. (AN)

You may also like
Edarkan Sabu, Sopir Ini Ditangkap
Perempuan Ini Selipkan Sabu Di Dalam Bra
Perampok Bersenpi Ditembak Mati Polres Simalungun
Diburu Sampai Ke Pekan Baru, Pria yang Gelapkan Uang 6 Milyar Ditembak Mati
Polisi Grebek Rumah Kosong, Seorang Pria Pemakai Narkoba Diringkus
Menyamar Sebagai Pembeli, Polisi Ringkus Dua Penjual Sabu

Leave a Reply