Home > Anak > Selain Minta Dibebaskan, Keluarga Penghina Presiden dan Kapolri Juga Minta Maaf

Selain Minta Dibebaskan, Keluarga Penghina Presiden dan Kapolri Juga Minta Maaf

Sorotdaerah.com – Keluarga pelaku penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sangat sedih dan memohon maaf atas tindakan yang telah dilakukan anaknya. Selain menyampaikan permohonan maaf, mereka juga meminta agar anaknya segera dibebaskan.

“Saya selaku orangtua sangat menyesalkan perbuatan yang dilakukan anakku si MFB yang telah menghina Presiden dan Kapolri melalui Facabook. Oleh karena itu saya beserta keluarga memohon maaf sekaligus meminta keringanan agar dia (MFB) tidak ditahan dan secepatnya dibebaskan dari tahanan,” pinta Abdurahman Balatif (62) selaku ayah kandung tersangka saat ditemui wartawan di kediamannya Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, Senin (21/8) siang.

Abdurahman mengungkapkan selama ini MFB dikenal sebagai anak yang baik dan rajin beribadah. Namun dia tak menyangka kalau anaknya yang baru saja tamat SMK itu nekat menghina Presiden dan Kapolri.

“Enggak tahu saya dia nekat melakukan penghinaan terhadap petinggi negara. Kemarin malam tiba-tiba saja beberapa anggota kepolisian dari Sat Reskrim Polrestabes Medan menggerebek rumah dan menangkap anakku tersebut,” terangnya.

Selain itu, Maman panggilan akrab Abdurahman juga mengakui kasus penghinan yang dilakukan MFB akibat kurangnya pengawasan dari orangtua. “Kasus ini murni kesalahan kami sebagai orangtua karena tidak melakukan pengawasan. Sehingga tidak diketahui kalau MFB telah melakukan tindak penghinaan,” ucapnya sembari menyebutkan kalau anaknya pintar dalam bidang Informasi Teknologi (IT).

Diketahui sebelumnya, seorang netizen berinisal MFB (18) warga Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, diamankan personel Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Pasalnya, pemuda yang menjadi pengguna facebook ini ditangkap karena menghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melalui medsos yang kini menjadi viral.

Informasi yang diperoleh, penyebaran berita kebencian yang dilakukan MFB pada Jumat (14/7) sekira jam 17.00 wib, melalui akun facebook bernama Ringgo Abdillah atau [email protected] atau Republik [email protected] Badut atau alamat email [email protected] telah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bernuansa penghinaan dan atau menimbulkan rasa permusuhan terhadap Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Bahkan dari akun facebooknya MFB dengan sengaja menginjak foto Presiden tersebut. Hal itu diketahui setelah menjadi viral di media sosial. Selanjutnya petugas yang telah melakukan penyedilikan langsung menangkap MFB dikediamannya.

Dari hasil pemeriksaan MFB dalam memposting hinaan itu dengan menggunakan jaringan WIFI provider Speedy atas nama Bono dan Provider My Republik milik tetangganya yang berhasil dibobol atau diretas.

Dalam penangkapan itu didapat barang bukti dua unit laptop yangmg digunakan untuk mengedit gambar Presiden dan Kapolri, 1 unit flasdisk 16 GB yang berisi gambar Pesiden RI yang telah diedit, 3 unit handphone, 1unit Router Merk Huawai warna putih dan 1 Unit Router Merk Zyxel warna Hitam. (AN)

Leave a Reply