Home > Budaya > Setahun, TWF Akan Kumpulkan Seribu Surat Untuk Jokowi

Setahun, TWF Akan Kumpulkan Seribu Surat Untuk Jokowi

Sorotdaerah.com- Toba Writers Forum (TWF) dibentuk secara resmi pada 18 September 2016 lalu di Sopo Marroha, Jalan Menteng VII Medan. TWF dibentuk Thompson HS, Riduan Situmorang, Freddy Nababan, Firman Situmeang, Fajar Anugerah Tumanggor, Parno S. Mahulae, Partahanan Simbolon, Niko Adriano Hutabarat, Muhammad Zubeir Sipahutar, Andil Siregar.

Tujuan dibentuk TWF adalah semangat untuk meliterasikan warga, terutama siswa dan pembelajar di Sumut. TWF juga dibentuk untuk misi panjang, setidaknya bisa mencontoh pada Ubud Wrtiers yang kini telah mengglobal.

“Selain meliterasikan, sebenarnya kita juga ingin memperkenalkan Sumut, seperti Danau Toba ke tingkat global. Ini bisa dilakukan dengan cara menggiatkan literasi seperti yang dilakukan Ubud Writers di Bali,” beber Riduan Situmorang, Pembina TWF.

Bulan ini, tepatnya pada 17 Sepetember, TWF genap satu tahun. Namun, TWF akan merayakan hari lahir ini pada 30 Agustus. “Perayaan ini sangat perlu. Salah satunya adalah untuk menyatukan semangat kembali, bahkan menghimpun kekuatan dari penulis muda lainnya yang punya mimpi yang sama dengan TWF,” kata Firman Situmeang.

Firman mengatakan, TWF sangat terbuka untuk penulis-penulis muda. “Siapa pun, silakan datang. Tak ada syarat. Syarat pentingnya, mau menulis, bekerja sama. Lalu, kalau ada tulisan yang terbit, 10 persen honornya direlakan ke kas,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Parno S Mahulae, Ketua Panitia Setahun TWF mengatakan, acara ini bukan acara heboh-hebohan. “Kita tetap membuat acara ini sebagai momen untuk menggalakkan literasi,” tukasnya. TWF, karena itu, akan melakukan pelatihan menulis. Topiknya adalah: Menulis Aku Ada, Berbagi Aku Bahagia.

“Kita membuat tema demikian karena memang, semangat kita adalah menulis. Di samping itu, kita juga punya website. Karena itu, kami mengharapkan, penulis berkenan mengirimkan tulisannya ke tobawriters.com dengan bagahagia,” terang Riduan.

Lebih lanjut, kata Parno Mahulae, pada acara setahun TWF, TWF juga menghimpun surat dari pemuda-pemuda Sumut. “Isinya bisa saran, kritik, atau solusi. Yang penting, berkesesuaian dengan masalah di sekitar kita,” tambah Parno.

Karena itu, Parno Mahulae mengundang, agar pemuda dan siswa berkenan menulis surat ke Jokowi. Caranya, kirimkan ke email redaktur TWF di alamat surel: [email protected] atau bisa langsung ke website tobawriters.com.

“Kalau langsung ke website, silakan registrasi dulu, log in, lalu tulis. Kita akan menerbitkannya lalu mengirimkannya ke Jakarta,” Parno menerangkan.

Tak lupa, Parno juga mengundang, siapa pun bisa datang ke acara setahun TWF yang akan dilakkan di aula Perpustakaan Daerah Sumatera Utara pada 30 September 2017 ini, mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. Acara pelatihan menulis ini gratis. Siapa pun bisa ikut, terutama mahasiswa yang ingin mau belajar menulis.

“Sebenarnya, kita berharap mahasiswa yang datang. Karena, mahasiswa ini calon masa depan literasi Sumatera Utara. Mereka inilah yang akan menggerakkan roda Sumut ke depan. Kita juga berharap, ada sekolah yang mengirimkan siswa-siswanya,” kata Riduan Situmorang.

Meski demikian, TWF juga sangat menantikan kedatangan para penulis-penulis dari Sumatera Utara. Berita ini sendiri menjadi undangan redaksi TWF kepada masyarakat Sumut, terutama mahasiswa dan siswa untuk ikut menghadiri acara pelatihan menulis tersebut. Berita ini juga menjadi undangan bagi warga Sumut jika ingin menuliskan surat berisi saran, kritik, dan solusi kepada Jokowi, terutama terkait masalah di Sumatera Utara. (LS)

You may also like
TWF Gelar Dialog Pembaca dan Penulis Di Era Digital, Orang Gemar Plagiasi
Hina Presiden Jokowi, Ahok dan Kapolri Via FB, Pelajar SMK Dijebloskan Ke Penjara
Rayakan Kemerdekaan Indonesia TWF Adakan Workshop Dan Luncurkan Website
Diskusi Literasi, TWF Berkunjung Ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut
Berkunjung ke JPIC, TWF akan Adakan Workshop
Poldasu Gelar Pelatihan Sistem Informasi Kearsipan

Leave a Reply