Home > Daerah > Tak Sanggup Bayar Biaya Persalinan, Pasien Tak Diperbolehkan Pulang

Tak Sanggup Bayar Biaya Persalinan, Pasien Tak Diperbolehkan Pulang

Sorotdaerah.com – Malang betul nasib pasangan suami istri Alek Hasibuan (30), Lastri Mayasari Sitindaon (21). Mereka harus lebih lama di Rumah Sakit Harapan setelah Lastri melahirkan buah hati pertama mereka, pasangan ini tak sanggup membayar biaya operasi sehingga ditahan pihak rumah sakit. Diketahui keluarga ini adalah warga Jalan Nanggar Suasa Ujung, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.

Lastri ibu bayi laki-laki memohon kepada pihak rumah sakit harapan agar biaya persalinan dikurangi Karena dirinya sudah tidak mampu untuk melakukan pembayaran. “Kami mohon dikurangi, kami hamya memiliki dana sebesar Rp 4,9 juta padahal biaya yang harus dibayarkan sebesar Rp 12 juta,” kata Lastri ketika ditemui di Rumah Sakit Harapan Pematangsiantar, Jumat (25/8).

Lebih jauh, Lastri menerangkan bahwa biaya Rp 12 juta itu sudah dikurangi oleh biaya dokter Maruahal Sinaga SpOG. Mereka sudah memohon untuk pulang sejak Kamis (24/8) lalu, karena sudah mengetahui tidak mampu membayar biaya persalinan nya. Namun pihak Rumah Sakit tidak memperbolehkan. Biaya Rp 12 juta itu hanya untuk rumah sakit pak. Sebelumnya kami juga sudah bermohon ke dokter anak Maruahal Sinaga SpOG untuk pengurangan biaya. Semalam kami sudah bermohon agar pulang dan memberikan uang yang kami punya dan jaminan suami saya tinggal di rumah sakit,” ujarnya penuh harap.

Lastri sudah sejak Minggu (20/8) berada di Rumah Sakit. Anaknya lahir dalam keadaan sehat dengan jenis kelamin laki laki dan berat badan 3,6 Kg.

Agar bisa membawa pulang istri dan anaknya, Hasibuan juga sudah berusaha mengurus surat miskin dari lurah. Namun, pihak Rumah Sakit tak juga menggubris permohonannya.

Atas kasus ini belum ada keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit walau awak media ini sudah berusaha mengkonfirmasi. Akhirnya, Sekretaris Direktur Roma br Sagala mengatakan bahwa Humas sedang cuti dan Dirut tidak di kantor. Ia juga berjanji akan melaporkan permasalahan ini kepada pimpinan. (JO)

You may also like
Gak Punya KIS, Naftali Nyaris Meregang Nyawa

Leave a Reply