Home > Daerah > Wanita Sekarat Di Ladang Kebun Itu Ternyata Korban Pemerkosaan Kernet Mobil

Wanita Sekarat Di Ladang Kebun Itu Ternyata Korban Pemerkosaan Kernet Mobil

Sorotdaerah.com- Biadab betul kelakuan Deni Triswanda (20) seorang kernet mobil, warga Dusun 3 Desa Sei Gelugur Pancur Batu. Ia tega merampok dan memerkosa perempun inisial YKD (34), karyawati toko roti, warga Jalan Menteng VII, Gang Keluarga.

Usai dirampok, korban disekap dan dibawa pelaku ke dalam gubuk berlokasi di kebun Pasar IX Desa Sei Mencirim Kutalimbaru. Di gubuk itulah pelaku memerkosa korban.

Namun akhirnya, polisi menciduk pelaku, Senin (18/12). Dari pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra berpelat BK 8813 CY, satu unit ponsel merek starwbery dan uang tunai Rp 250.000

Kapolsek Kutalimbaru Martualesi menerangkan, hari itu, ia dihubungi oleh Kepala Desa Sei Mencirim guna melaporkan adanya temuan seorang wanita dalam keadaan sekarat berdarah-darah. Ibu korban, Anim Sui (57) juga telah membuat laporan aduan di kantor polisi.

Wanita itu ditemukan warga di sebuah gubuk di perladangan Pasar IX Desa Sei Mencirim Kutalimbaru. Diduga dibunuh. Saat polisi mengecek ke lokasi, korban sudah dievakuasi ke salah satu klinik swasta di Desa Sei Mencirim.

Mendapat informasi tersebut, selanjutnya Kapolsek dan Kanit Reskrim turun ke lokasi mendapati korban dalam keadaan sekarat mengalami luka bengkak di wajah, kuping, hidung berdarah serta luka memar di leher. Kapolsek langsung memindahkan pengobatan korban ke Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Setelah diselidiki, pelaku pun bisa ditangkap saat tidur di rumahnya di Dusun 3 Sei Gelugur. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya secara terus terang. Sebelum kejadian, tersangka mengajak korban bertemu. Lalu tersangka mengajak korban ke TKP. Sesampainya di TKP, ketika diajak berhubungan badan korban menolak, sehingga tersangka memukuli dan mencekik korban lalu menyetubuhinya.

“Setelah puas dan yakin korban sudah tewas, tersangka mengambil barang milik korban berupa uang tunai Rp 600.000, satu unit HP Strawbery. Setelah itu tsk meninggalkan korban di TKP,” terang Martualesi.

Kini tersangka sudah ditahan di rutan sementara Polsek Kutalimbaru. Ia diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (LS)

Leave a Reply