Home > Opini > Peta Kursi di DPRD Sumut dan Saling Sikut

Peta Kursi di DPRD Sumut dan Saling Sikut

JUMLAH anggota DPRD Sumut adalah sebanyak 100 orang. Rinciannya, Partai Golkar (17 kursi), PDI Perjuangan (16 kursi), Partai Demokrat (14 kursi), Partai Gerindra (13 kursi), Partai Hanura (10 kursi), PKS (9 kursi), PAN (6 kursi), Partai Nasdem (5 kursi), PPP (4 kursi), serta PKB dan PKPI masing-masing 3 kursi.

Apa yang telah terjadi kini? JR Saragih-Ance Selian kini telah resmi didukung oleh Partai Demokrat, PKB dan PKPI yang total kursi dukungan telah memenuhi angka minimal yaitu 20 kursi. Padahal sebelumnya PKB dan PKPI udah bikin janjian dengan Tengku Erry.

Sementara itu, Edy Rachmayadi-Ijek telah didukung oleh Gerinda, PKS dan PAN yang total kursi dukungan 28 kursi. Ini memang pasangan yang sudah mapan dukungannya sejak dari awal.

Sementara itu, Djarot memang telah didukung oleh PDI-P (16 kursi). Namun kekurangan 4 kursi lagi. Kabarnya ini sedang dinego dengan Hanura yang punya 10 kursi. Padahal, sebelumnya Hanura sudah “janjian” dengan Tengku Erry mengusung kembali mereka, Tengku Erry dan Nuhajizah Marpaung.

Yang kasian memang adalah Tengku Erry. Setelah sebelumnya sempat santer didukung oleh banyak partai-partai di atas, sampai saat ini, Erry mendapatkan dukungan dari Nasdem (5 kursi), PPP (4 kursi) dan Golkar (17 kursi). Sayangnya belakangan isu yang santer menyebutkan jika Golkar akan “cabut” dan mengalihkan dukungan kepada salah satu pasangan lain. Jika Golkar ingin memasukkan nama kadernya sebagai calon Wakil Gubernur, maka pilihannya hanya berpasangan dengan Djarot atau tetap dengan Erry. Hanya saja sedari awal, Ngogesa sudah tidak sor bertandem dengan Erry.

Ini merupakan peristiwa yang bisa berakhir menyedihkan buat Erry. Berbulan-bulan berkampanye terselubung, akhirnya ditinggalkan bubar jelas akan sangat menyedihkan.

Tapi kita liatlah, soalnya politik itu soal “seni melakukan permainan”.

Salam Nagabonar.

 

Penulis FB Nagabonar Nagabonar

You may also like
DPRD Sumut Minta Presiden Tetapkan Erupsi Gunung Sinabung Menjadi Status Bencana Nasional
Tak Bahagia
Mengapa Harus Djarot?
Gubernur Sumut, Kapolda dan Rombongan Tinjau Transfortasi Mudik
Anggota Dewan dan Gubsu Terlambat dalam Rapat Paripurna
DPRDSU Janji Tuntaskan Kasus Guru Honor Simalungun

Leave a Reply