Home > Pendidikan > Menakar Masa Depan Bangsa

Menakar Masa Depan Bangsa

Medan, Sorotdaerah.com – Merebaknya intoleransi dalam berbangsa dan bernegara serta permasalahan-permasalahan lainnya menghadirkan pertanyaan bagi kaum muda dewasa ini.

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Medan, misalnya, meraba bagaimana keadaan Indonesia 10 hingga 30 tahun mendatang.

Dalam rangka ulang tahun ke-46 GMKI cabang Medan mengadakan seminar bertema “Menakar Masa Depan NKRI”. Demikian dikatakan Eka Hutagalung selaku ketua panitia di Universitas Pelita Nusantara (25/3).

Hadir sebagai narasumber, Yudi Latif membawa materi melihat masa depan NKRI merujuk pada sejarah bangsa Indonesia. “Cara termudah melihat masa depan adalah membaca tanda-tanda masa lalu,” katanya.

Lanjutnya, para pendiri bangsa yang berasal dari etnis dan agama beragam menemukan pemersatu bangsa. Keragaman itu terjalin dalam Pancasila. Pancasila harus tetap menjadi pandangan hidup berbangsa.

Sementara itu, Hokky Situngkir mengatakan harus ada sinergitas
antardisiplin dalam menghadapi permasalahan berbangsa. “Namun yang terpenting adalah hati nurani,” tegasnya.

Demikian pula dengan Maraimbang Daulay. Wakil Dekan III Fakultas
Ushuluddin dan Studi Islam UIN SU itu mengimbau pentingnya toleransi.

Sementara Barita Simanjuntak mengatakan hukum negara telah mendominasi sehingga hukum adat terlupakan padahal banyak nilai yang bisa diserap dari sana. Masa depan bangsa turut juga ditentukan oleh media massa,” pungkasnya. (JS)

You may also like
GMKI WILAYAH I akan Rayakan Natal dan PMD di Humbahas
GMKI Sesalkan Satpam USU Pukuli Imanuel Silaban
Badan Pengkajian MPR Bahas Penegasan Pancasila Sebagai Ideologi
Audensi PP GMKI dengan Presiden Joko Widodo, Swangro Minta Sumut Diawasi
Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu, Kapoldasu Ajak Semua Pihak Menjaganya
Ketika Naskah Pancasila Tidak Dibacakan dalam Kirab Kebangsaan Hari Lahir Pancasila di Taput

Leave a Reply