Home > Bisnis > SDM Kunci Penting Menangkan Kompetisi Global

SDM Kunci Penting Menangkan Kompetisi Global

Sorotdaerah.com – Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan saat ini jumlah pekerja yang ada di Indonesia sebesar 131,5 juta orang. Dari jumlah tersebut, 60% diantaranya masih lulusan SD dan SMP. Hal ini disampaikan didepan ribuan mahasiswa Universitas Simalungun dan Civitas akademika serta undangan yang hadir bahwa dalam acara Dies natalis ke 52 Universitas Simalungun di Kampus USI jalan Sisingamangaraja Pematangsiantar, Kamis (28/9).

Data yang disampaikan walaupun merupakan data nasional tidak akan berbeda jauh dengan kondisi di daerah. “Selain itu, kondisi saat ini kita memiliki angkatan kerja baru sebanyak 2 juta yang tidak bisa langsung kerja, hal ini karena lulusan perguruan tinggi maupun sekolah kejuruan belum siap kerja, hanya siap ditraining, dan bisa dibayangkan gaji traininng juga tidak seberapa,” sebut mantan Sekretaris DPP PKB.

Hanif mencontohkan Singapura, lulusan mahasiswa yang ada diberikan subsidi uang oleh Pemerintahnya, sehingga angkatan baru itu memiliki kesempatan untuk bekerja. “Itu kebijakan yang dilakukan oleh sejumlah Negara tetangga. Kedepannya Pemerintah sudah harus memikirkan untuk mendorong hal tersebut,” jelas mantan anggota DPR RI ini.

Lebih jauh dijelaskannya, saat ini Indonesia berhadapan dengan ancaman PHK karena canggihnya teknologi. “Sebagai contoh teller Bank sudah mulai diganti dengan mesin, begitu juga dokter yang untuk diagnosis sudah memakai robot, begitu juga dipabrik rokok dan jalan tol. Pastinya ini akan terus terjadi, suka tidak suka. Sehingga karena keadaan ini lah kita harus pastikan yang mendapat ancaman PHK karena kecanggihan teknologi ini harus mendapatkan pusat pelatihan untuk mendapatkan ketrampilan yang baru,” katanya.

Hanif mengajak Universitas Simalungun sebagai perguruan tinggi mulai memikirkan untuk menerapkan Tenaga kualifikasi Indonesia. “Misalnya mahasiswa yang kuliah 4 tahun lulus, namun tidak dapat apa-apa padahal keluarga kurang mampu, sehingga kita memikirkan bagaimana mahasiswa saat ini mendapatkan sertifikasi pelatihan kerja setiap tahunnya. Sehingga begitu lulus, mahasiswa sudah mampu bekerja agar relevansinya perguruan tinggi dengan industri semakin kuat,” tuturnya.

Hanif juga mengatakan perlu ada pola yang diubah bagi siswa yang magang karena terkadang, sejumlah siswa yang magang setiap tahunnya disetiap instansi hanya disuruh membuat kopi atau teh manis ataupun memfoto copi surat saja.

Lanjut, Hanif Dhakiri mengajak Universitas Simalungun melihat pasar kerja saat ini. “Dengan gambaran Indonesia saat ini dan persaingan Nasional dan global, kita berharap Perguruan tinggi melakukan evaluasi menghadapi persaingan kerja. Maka dari itu, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu kunci penting memenangkan kompetisi global seperti saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor USI Prof Dr Marihot Manullang, dalam menerangkan bahwa seluruh civitas akademika Universitas Simalungun patut bersyukur setelah menunggu 20 tahun acara Dies Natalis ke 52 Universitas Simalungun dan Lounching Bursa Kerja Khusus (BKK) Universitas Simalungun langsung diresmikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

“Pastinya, target kita USI tidak hanya melahirkan sarjana namun menghasilkan lulusan yang siap didunia usaha,” sebut Marihot sembari menyampaikan pihak nya saat ini telah melakukan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, SE MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Sekda Drs Resman Panjaitan mengatakan, tujuan umum pembangunan bidang ketenagakerjaan di kota Pematangsiantar adalah membentuk iklim sosial, ekonomi dan budaya yang mendukung produktivitas tenaga kerja sehingga dapat hidup layak, berkualitas dan sejahtera. Sedangkan sasaran yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan pembangunan bidang ketenagakerjaan adalah meningkatnya jumlah tenaga kerja yang produktif dan berkualitas dalam hubungan kerja yang harmonis dan saling menguntungkan. (JO)

You may also like
Pemko Siantar Diskusi Tangkal Berita Hoaks
Sembilan Atlet Kungfu Siantar Bertarung Rebut Piala Kapoldasu di Medan
Perebutkan 30 Kursi, 367 Caleg Bertarung Di Siantar
Jelang Pemilu 2019 Kapolres Pimpin Apel Pasukan Keamanan
KPU Siantar Gelar Bimtek Pelaporan Dana Kampanye
Pemilihan Umum 2019, KPU Siantar Tetapkan 170.035 Pemilih

Leave a Reply