Home > Bisnis > Diintimidasi, Pengemudi Ojek Online Mengadu Ke Polrestabes Medan

Diintimidasi, Pengemudi Ojek Online Mengadu Ke Polrestabes Medan

Sorotdaerah.com – Sedikitnya seratus orang pengemudi ojek berbasis online melakukan pengaduan ke Markas Polrestabes Medan, Rabu (13/12).

Mereka mengadu karena adanya intimidasi yang diterima saat berlangsungnya mogok supir angkutan kota (angkot) di Medan.

Menurut pengemudi ojek, selain diintimidasi, mereka juga melaporkan adanya tindakan kekerasan yang diterima mereka saat mengangkut penumpang.

“Kami mohon perlindungan polisi. Teman-teman kami mengalami sejumlah kejadian yang dilakukan oleh supir angkot,” ujar salah satu pengemudi ojek, Hendra.

Di Simpang Pos, lanjut Hendra, seorang pengemudi ojek diberhentikan paksa oleh sekelompok orang yang memaksa penumpang ojek turun.

“Ada intimidasi yang kita terima, sehingga kita kemari untuk berkoordinasi dengan kepolisian,” lanjutnya.

Kemudian, para pengemudi ojek online diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Medan.

Petugas SPKT meminta para pengemudi ojek untuk menahan diri. Mereka diminta untuk tidak memulai kekerasan.

“Kalau ada yang alami tindak kekerasan, silahkan laporkan. Kita ada aplikasi Polisi Kita,” ujar seorang petugas.

Petugas itu menyampaikan bahwa keamanan pengemudi ojek juga bagian dari kewajiban polisi dan mengaku bahwa personel terus bersiaga di banyak titik.

Setelah mendapat penjelasan itu, para pengemudi ojek membubarkan diri. Mereka berniat menggelar konvoi yang mengarah ke Plaza Medan Fair. Terdengar, mereka ada wacana untuk menggelar aksi para pengemudi ojek online. (LS)

You may also like
Mau Tahun Baru, Angkot KPUM Terbakar Di Jalan, Penumpang Berhamburan
Angkot Mogok Massal, Anak Sekolah Terkendala Ke Sekolah Mau Ujian
Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Pengemudi Grab
3 Penyalahguna Narkotika Diringkus di Angkot
4 Perampok Ojek Online Tewas Ditembak
Puluhan Kali Tipu dan Larikan Kendaraan, Bembeng Diciduk Polisi Dari Rokan Hulu

Leave a Reply