Home > Peristiwa > Perampokan Berujung Pembunuhan Janda

Perampokan Berujung Pembunuhan Janda

Sorotdaerah.com – Polisi meringkus lelaki inisial RW (40) warga Kelurahan Pekan Binjai, dari kediaman istrinya di kawasan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (11/2) pagi. Ia ditangkap karena merampok di rumah Lina alias Nui Nui (56) warga Jalan Mesjid, Gang Belimbing, Lingkungan III, Kelurahan Pekan Binjai pada Minggu (10/2). Celakanya, saat merampok, pelaku juga nekat merenggut nyawa korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian mengatakan, pelaku ternyata bertetangga dengan korban. Demi menghilangkan jejaknya, pelaku kabur ke Dolok Masihul. Dan saat polisi menggerebek rumah istrinya, pelaku mencoba melarikan diri sehingga polisi menembak kedua kakinya.

“Motif dari pembunuhan ini, murni perampokan,” ungkap Andi Rian didampingi Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto dan Kasubdit Jatanras Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak saat jumpa pers dengan wartawan.

Tersangka RW sendiri kepada awak media mengaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran Lina tidak kunjung melunasi utangnya sebanyak Rp 4 juta. “Saya minta hutang itu tapi dia (korban) tidak memberikan. Lalu saya ambil pisau lalu membunuh korban. Tapi saya menyesal,” tutur pelaku.

Namun, Andi Rian membantah pengakuan pelaku, karena secara ekonomi, korban nyatanya lebih kaya dari pelaku. “Masak orang kaya meminjam dari orang miskin. Fakta saja. Jadi tidak mungkin korban punya hutang dengan pelaku,” ujarnya.

Andi Rian mengatakan, nyawa korban sendiri dihabisi oleh pelaku ketika korban sedang duduk menonton televisi di ruang tamu. Pelaku membunuhnya dengan sebilah parang. Selanjutnya, pelaku menyeret korban ke kamar mandi. Sejurus kemudian, ia membawa kabur harta milik korban yang ada di rumahnya. “Tersangka dan korban ini saling kenal. Jadi bisa saja alasannya bertamu, tapi niat (merampok dan membunuh) sudah ada,” terangnya.

Dalam penangkapan ini, sambung Andi Rian, pihaknya juga menyita barang bukti berupa satu unit TV LED 32 inchi, satu unit sepeda motor Honda Beat dan tiga nomor pelat, satu ponsel Samsung J2, 1 ponsel Samsung lipat, perhiasan emas terdiri dari 3 cincin, satu gelang, dan satu kalung), uang Rp 430 ribu, topi, jaket, celana jeans ponggol, ransel dan sepotong kaos lengan pendek.

Selain itu, Andi Rian juga mengatakan, polisi juga menangkap tiga orang penadah hasil curian harta korban, masing-masing, AJM (32) warga Kecamatan Bintang Bayu, Sergai (pembeli ponsel J2), BA (25) warga Dolok Masihul, Sergai (pembeli TV & ponsel Samsung lipat), dan S (43) warga Jalan Sudirman, Dolok Masihul, Sergai (pembeli emas). “Terhadap pelaku akan diganjar pasal 365 dan 338 masing-masing dengan ancaman hukuman 15 tahun,” pungkasnya. (Red)

You may also like
Raibnya Uang Tabungan, Nek Asni Akan Minta Keadilan ke Poldasu dan DPRDSU 
Sorotdaerah.com Kembali Sampaikan Permintaan Maaf ke Kapoldasu
Poldasu Dan Sorotdaerah Bermediasi
Kasus Helikopter Kini Ditangani Baharkam Polri
Cemburu Berujung Maut, Kasus Pembunuhan Istri di Nisel Direka Ulang
Helikopter Dipakai Pengantin, Poldasu Akui Ada Pelanggaran Prosedur

Leave a Reply