Home > Sajak > IKHLAS

Oleh Lydia Simanjuntak

Satu kata
Tak gampang didefenisikan
Namun alam mengajarkan segala

Ketika hujan turun dan petani tak menggerutu
Ketika hujan turun dan penjaja payung tersenyum simpul penuh syukur
Ketika hujan turun, pepohonan menari-nari
Ketika hujan turun kodok berpesta kawin

Ikhlas itu, kuncinya berserah kepada Sang Pencipta

Bersiap kepada janjiNya sempurna
Di dalam providensia Nya
Di dalam ujian-Nya

Ikhlas seperti pejuang yang telah selesai dengan dirinya

Tuntas sudah segala keinginannya
Didepaknya segala mau
Ditendangnya segala angkuh
Ditepisnya segala aku

Ikhlas itu
Berlaku adil dan senantiasa berserah penuh pada jalanMu

Ikhlas itu
Mengenal dan menjalankan kehendakMu

Walau jalan itu tampak berliku, penuh duri dan onak
Walau jalan itu, jalan sepi dan tak mengenakkan

Karena ia telah selesai dengan dirinya
Karena ia sudah menyerahkan segala inginnya

Dalam restu dan mauNya

You may also like
Gara-gara Sebatang Pisang, Petani di Nisel Cekik dan Pukuli Pelajar SD Hingga Muntah Darah
Petani Samosir Terancam Gagal Panen
Padi MSP Karya PDIP Sukses Sejahterakan Petani di Tamora
Bawa Buah dan Sayur ke DPRD, Komunitas Petani Dukung Djarot-Sihar
Tebing Jalan Penghubung Dua Kelurahan Longsor
2 Pohon Tumbang, Perbaungan Macet

Leave a Reply