Home > Budaya > Sigomgom Simbolon Dan Sarunenya

Sigomgom Simbolon Dan Sarunenya

SARUNE merupakan alat musik khas Batak. Suaranya khas. Alat musik tiup ini, bentuknya mirip seperti seruling.

Sigomgom Simbolon generasi muda Batak piawai memainkan Sarune. Pria muda asli Samosir ini sedang meniup Sarune ketika ditemui di Tuk Tuk Siadong Samosir, Sabtu (12/8).

Ia sedang duduk disebuah tenda dibelakang panggung Tobatak Festival 2017. Tanganya tampak menari-nari di gagang Sarune, mulutnya membengkak karena meniup Sarune.

Gomgom mengaku belum lama belajar Sarune, namun karena kecintaanya pada alat musik tradisional Batak ini ia piawai. “Dari kampung ke kampung saya sudah mainkan Sarune,” kata Gomgom.

Selama satu tahun belajar secara otodidak, Gomgom menjadi anak muda Batak yang kelak akan menjadi penerus memainkan alat musik tradisional Batak.

Gomgom tertarik dengan Sarune dan kini menjadi hobby. “Sarune menjadi hobby,” katanya.

Tak banyak pemuda Batak seperti Gomgom yang tertarik pada alat musik tradisional. Usinya masih muda, tentu banyak lagi hal lain yang seharusnya dipilih Gomgom sebagai hobby. Seperti kebanyakan anak muda lainya yang beradu gudget baru atau hal lainya yang kekinian. Sarune bukan alat musik yang kekinian.

Karena rasa ingin tahu yang cukup tinggi terhadap Sarune, Gomgom memberanikan diri meliki alat musik Sarune. Ia pun memberanikan diri menyampaikan kepada orangtuanya membeli Sarune.

Ternyata ia sudah paham betul kemana dan pada siapa ia memesan Sarune. Ia memesan langsung kepada ahlinya, bermarga Simbolon. “Saya pesan pada pembuat Sarune dan sekaligus yang mengajarkan saya bermain Sarune. Harganya 1,5 juta rupiah,” bebernya.

Lebih lanjut, kata Gomgom ia harus menunggu kurang lebih dua minggu. “Setelah dipesan harus menunggu. Tidak ada yang langsung jadi. Akan dibuat sesuai pesanan. Saya pesan di Desa Tanjung Bunga di daerah Pusuk Buhit,” jelasnya.

Setelah memesan beberapa bulan yang lalu, Gomgom sudah memiliki Sarune sendiri. Kapan saja dia bisa belajar. Ini membuatnya cepat mahir. Di Tobatak Festival 2017 ia dipercaya memainkan Sarune untuk acara ‘manomu-nomu’ Gubernur Sumatera Utara.

Tak sampai disitu, Ia juga baru tiba di Tanah Air setelah sebelumnya ke Moskow, Rusia. Ia tampil memainkan Sarune disana. “Saya bersama rombongan Bapak Bupati dan tampil bermain Sarune disana dalam sebuah acara,” katanya.

Gomgom adalah salah satu siswa di SMA 1 Pangururan. Kini ia duduk dibangku kelas XII. (Jon Roi Tua Purba)

You may also like
Samosir Music Internasional Hadirkan Tasha Band Feat Hermann Delago
Karnaval Kemerdekaan: JOKOWI Senang Semua Pakai Ulos
Kalangan DPRDSU Prihatin Soal Keluhan Warga Repa Kawasan Danau Toba

Leave a Reply