Home > Daerah > Deonal Sinaga Menurut Sejumlah Tokoh

Deonal Sinaga Menurut Sejumlah Tokoh

Pdt Dr Deonal Sinaga

Pdt Dr Deonal Sinaga

SOSOK Deonal Sinaga dikenal sebagai pribadi yang memiliki visi besar, dedikasi, dan komitmen yang tinggi  tentang HKBP. Sesuai dengan visi HKBP “Menjadi Berkat Bagi Dunia,” dia memiliki strategi yang dikembangkan selama beberapa tahun, melalui apa yang diungkapkan dengan istilah “Perjumpaan Kreatif.” Di jaman yang penuh tantangan, kejutan dan perubahan, Deonal menginginkan warga dan pelayan HKBP tampil percaya diri; kuat, elastis dan tahan banting. Dia melihat besar dan banyaknya potensi yang dimiliki HKBP, yang jika diberdayakan secara optimal, akan membawa perubahan signifikan. Melalui perjumpaan-perjumpaan kreatif, dia yakin kita dapat bertumbuh sebagai orang beriman dan memberikan pengaruh positif bagi banyak orang dan bagi dunia ini.

Berikut testimoni sejumlah orang yang mengenal dekat dirinya:

DEONAL adalah orang yang baik hati dan manusia yang  tulus (genuine). Bersama dia dan tentunya dengan Omega kami banyak berbagi tentang kenyataan dalam kehidupan ini dan juga diskusi mendalam menyangkut isu-isu sosial dan teologi. Kami kerap berjumpa. Kadang di rumah kami, atau di berbagai tempat di kota Metropolitan Hongkong. Juga dalam situasi akademis di ruang kelas, serta secara regular dalam seminar formal dimana disertasi doktor didiskusikan.

Hal pertama yang paling mendalam di pikiran saya, setiap kali mengingat Deonal adalah: kehangatan dan persahabatannya yang tulus dalam keterbukaan untuk berbagi ide, senyuman yang menarik, ketulusannya untuk bertemu orang lain. Dan ia selalu bermurah hati terhadap setiap orang. Dia juga ahli menyemangati dan mendorong orang lain maju. Deonal adalah orang yang membangkitkan kehangatan hati dan antusiasme dalam diri banyak orang. Hal itu tentunya  saya alami sendiri.

`~Per Larsson, Dosen di Lutheran Theological Seminary (LTS) Hong Kong (1998-2004), Mantan Sekretaris Khusus Presiden Lutheran World Federation (Dewan Gereja Lutheran Sedunia) dan pendeta gereja Lutheran Swedia.

 

PENDETA Deonal Sinaga sosok yang tegas, menyenangkan, mudah bergaul. Ia seorang pendeta yang sangat peduli dengan perkembangan naposo bulung. Ia paling respek dengan kegiatan naposobulung. Kami merasakannya di HKBP Cinta Damai. ~ Eka Simanjuntak, Ketua Naposo Bulung HKBP Cinta Damai.

MELIHAT dia tak mengoleksi sepatu bermerek walau sudah wara-wiri di dunia internasional, saya makin salut padanya. Selama ini saya lihat, banyak pendeta berpenampilan blink-blink, bak selebritis. Tapi Deonal tetap sederhana dan rendah hati. Begitu juga ketika ia pulang dari Jerman. Tetap saja penampilan dan karakternya tidak berubah. “Ibana tipikal jolma na so boi larut tu naso ture, (tipikal manusia yang tak bisa terjerumus pada hal negatif,”~ Pendeta Jurito Sirait, melayani di Tobasa.

KEHADIRAN Deonal Sinaga di HKBP Cinta Damai adalah sebuah BERKAT, terutama bagi saya pribadi sebagai teman sepelayanannya. Kepeduliannya kepada teman sepelayanannya sangat kental. Saya masih ingat perkataannya, “Hansit do siubeonku molo mangan au hape donganhu ndang mangan,” (Perutku sakit bila aku bersantap padahal temanku tidak makan). Deonal memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dia turut remuk hati bila melihat penderitaan orang lain, sehingga banyak aksi-aksi sosial yang telah kami lakukan bersama di dalam dan di luar HKBP Cinta Damai.~Pdt Goklas Simanungkalit, melayani di HKBP Cinta Damai, Medan.

 

SAYA melihat, Deonal ini manusia tipe setia kawan. Kepada kawan—dan siapa pun—ia mempersembahkan hidupnya yang terbaik. ~Pdt Wissel Siregar.

 

DEONAL ini manusia ilmu padi. Seorang doktor yang sangat arif-bijaksana. Ia suka berseloroh. Uniknya, ia selalu lebih dahulu mencari tahu pendapat teman bicaranya. Sehingga terjadi kontak komunikasi untuk saling berbagi. Banyak orang simpati kepadanya, karena gaya hidupnya yang low profile, meski ia punya segudang pengalaman. Dia mau belajar untuk mempelajari hal-hal baik dari kita. Dia bahkan tak pernah membangun jarak dengan siapapun. Kepada siapapun ia mudah sekali mengulurkan tangannya. Saya bangga kepadanya. Sebagai satu angkatan, ia menunjukkan sekelumit kiprahnya yang gilang gemilang. Pandangan pandangan teologinya tentang kepemimpinan seorang hamba dan perjumpaan kreatif menjadi ikon-ikon dia. Dan itu dipraktikkanya lebih dahulu dalam hidupnya. ~Pdt Ligat Simbolon, Pendeta di HKBP Medan – Jln.Sudirman

Pendeta Deonal dan istrinya, Omega Sitorus

Pendeta Deonal dan istrinya, Omega Sitorus

DI mata saya, Deonal itu benar benar pendeta. Tidak ada cacat moralnya sedikitpun, sepanjang sepengetahuan saya. Ia juga seorang yang visioner. Punya mimpi-mimpi besar bagi kemajuan HKBP. Ia juga tahu betul menentukan serta menemukan jalan untuk mewujudkan visinya itu. Ia seorang pembelajar yang tangguh. Setiap kali ke Jerman, saya singgahkan ke tempatnya. Kami janjian untuk ketemu. Mengobrolkan banyak hal, salah satunya tentang masa pelayanannya. Saya selalu ingatkan dia agar segera setelah menuntaskan masa baktinya di Jerman, ia segera kembali ke tanah air. Bangsa kita sangat membutuhkan pemikirannya dan kiprahnya.

Selain di Jerman, kami juga beberapa kali bertemu di Hongkong, ketika dia studi. Dalam sebuah jamuan makan malam, kami mengobrolkan banyak hal. Tentang kabarnya, tentang progress studinya dan tentang HKBP saat ini. Ia punya wawasan yang luwes. Ia seorang yang cinta perubahan. 

Jadi kesan pertama sekali bila mendengar nama Deonal adalah seorang pendeta yang sederhana dan pembelajar yang tangguh. Saya katakan demikian karena dia begitu tulus. Begitu low profile. Tapi ia cerdas. Ia bisa masuk ke berbagai lapisan masyarakat, dengan mudah. Ia memahami karakter banyak orang.

Yang tak kalah penting, ia seorang yang punya gambaran akan masa depan. Ia merancang sesuatu lalu mewujdkannya. Saya lihat ia visioner. Ia punya pandangan jernih untuk HKBP. Sulit sekali menemukan pendeta seperti dia ini. “Kalau dia tak begitu (visioner), saya tidak akan ladeni pertanyaan Anda,” tandasnya.~ Ephorus Emeritus HKBP, Pdt Dr SAE Nababan, LLD

        

SAYA kenal Pendeta Deonal Sinaga saat dia masih mahasiswa di STT HKBP 1996. Dia terpilih untuk pekerjaan pelayanan bertaraf internasional. Untuk pekerjaan yang membutuhkan profesionalitas di level internasional, dibutuhkan kepemimpinan dan sumber daya manusia yang kuat. Dan ternyata si anak kampung ini memilikinya.

Dia sosok pendeta harapan bangsa. Secara karakter, dia sempurna. Sangat rendah hati. Dia tidak banyak ngomong. Dia seorang pekerja keras, jarang membuat kesalahan, bahkan tidak pernah membuat kesalahan. Apapun pekerjaan dibikinnya beres. Kami sebagai pimpinan percaya betul dengan apapun yang diamanahkan ke Deonal. Ia selalu mengerjakannya dengan segenap hati dan jiwanya. Dia benar-benar menjiwai tohonan kependetaannya. Anda tahu, dia pembelajar yang tangguh. Orang muda seperti Deonal inilah, menurut saya, perlu diperbanyak. Karena mereka itulah yang akan meneruskan tongkat estafet pelayanan gerejawi. Merekalah yang akan mewarnai perjalanan gereja HKBP di tengah bangsa dan dunia ini. ~Ephorus Emeritus HKBP Pdt Dr JR Hutauruk.

 

ORANGNYA serius tapi santai. Dalam percakapan pun nampak itu. Itu kesan saya. Dia dapat menempatkan dirinya, ini suasana apa, itu suasana apa. Berkelakar pun dia sangat komunikatif. Tetapi dalam diskusi yang mendalam pun dia tidak hanya pendengar, dia terlibat langsung. Dia orang yang cepat tanggap akan kebutuhan orang lain. Jadi saya yakin di mana pun dia bekerja, melayani, tidak akan mengalami banyak masalah karena low profile. Di satu pihak low profile, tapi di pihak lain pemikirannya hebat. Senang dia menerima saran, pemikiran, dan tidak reaktif orangnya. Dia pendeta yang selalu mengelorakan semangat servant leadership (kepimpinan yang melayani). Banggalah kita, HKBP memiliki seorang Deonal. ~Pdt Dr Robinson Rajaguk-guk, Yogyakarta, Mantan Ketua STT-HKBP dan dosen Pembimbing Deonal.

 

“Amang Deonal itulah baru satu-satunya pendeta yang saya saluti. Hidupnya benar-benar pendeta. Semua program gereja difokuskan untuk kemajuan dan pertumbuhan iman serta ekonomi jemaatnya. Bayangkan, ada warga yang hanyut banjir tengah malam, ia sudah di lokasi kejadian. Ia benar-benar menjiwai kependetaannya,” ~Lindon J Tambunan, Parhalado di Gereja HKBP Cinta Damai-Rsssort Cinta Damai Medan.

 

Deonal Sinaga

Deonal Sinaga

UNTUK menghidupkan gairah berjemaat, di gereja manapun, dibutuhkan pemimpin yang dekat dengan jemaat. Kedekatan dengan jemaat itu terjadi karena ada kerendahan hati. Deonal memiliki itu. Tengoklah pelayanannya di HKBP Cinta Damai. Dia tidak membuat program yang mengawang-awang. Semuanya mendarat. Dia hadir ketika jemaatnya kebanjiran, ketika jemaatnya hanyut. Dia hadir di tengah-tengah jemaatnya. Dia meneladani sosok Yesus Kristus. Saya mengenal dia sangat dekat. Saya pernah hampir putus asa kala belajar di Jerman. Tapi Deonal memotivasi saya. Ia mengatakan, saya telah melalui banyak hal. Saya telah mengerjakan banyak pelayanan diakonia. Jika itu bisa saya lalui, maka studi ini pun bukan perkara besar. Ia sungguh mengapresiasi saya. Semangat saya pun bangkit lagi. Deonal itu seorang motivator sekaligus pelayan yang luar biasa.~Pdt Agustinus Purba, Ketua Umum Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP)

 

BAGI saya Deonal mereprentasikan United Evangelical Mission dengan cara dan gayanya yang istimewa: berdedikasi sebagai pendeta dan missionar, sensitif terhadap konteks yang beragam dimana sebagai orang Kristen kita terpanggil untuk hidup sebagai saksi Injil Yesus Kristus. Saya mengenal Deonal Sinaga sebagai seorang teolog bertalenta, representasi dari generasi depan kepemimpinan di HKBP. Deonal adalah orang yang sangat rekonsiliatif. Sementara dia memiliki pengetahuan dan posisi yang secara teologis kuat, pada waktu yang sama dia juga mampu mendengar pihak lain dengan rasa hormat, telinga dan hati yang terbuka. Dia tampil sederhana, tidak ada kesan memaksakan kehendak, melainkan berupaya memberikan kontribusi terhadap upaya bersama untuk mencari solusi yang berkelanjutan dalam situasi sulit dan kompleks. Jadi, dia menunjukkan kualitas sebagai seorang pemimpin yang sangat dibutuhkan di zaman ini, terlebih di tengah gereja yang mengalami perubahan cepat dan kompleks. 

Saya sangat yakin, dengan kualitas kepemimpinan yang dimiliki dan integritas kepribadiannya yang tinggi, Deonal Sinaga akan berperan membangun HKBP bahkan di luar HKBP, yang akan mencerminkan visi HKBP “menjadi berkat bagi dunia.” ~ Oberkirchenrat Rev Dr Ulrich Möller, Salah satu Pimpinan Gereja Protestan Westphalia sekaligus Kepala Departemen Misi, Oikumene dan Tanggunjawab Global, gereja EKvW – Jerman.

 

“DEONAL Pendeta muda yang enak diajak diskusi. Dia tak pernah membuat jarak dengan jemaatnya. Bahkan ide-ide perubahan itu, bisa muncul dari warung-warung kopi. Kadang kala sambil menyetir, kami diskusi. Jika ide yang muncul itu sesuatu yang baik, Deonal pasti mendukungnya. Ia langsung menyambut, ‘Ayo kita kerjakan,’” ~Lesman Pangaribuan, pengusaha di Medan.

 ================================================================

Curriculum Vitae (CV) Pdt. Dr. Deonal Sinaga

Pendeta Dr Deonal Sinaga. S2 dan S3-nya diraih dari Kampus Lutheran Teological Seminary, Hongkong

Pendeta Dr Deonal Sinaga. S2 dan S3-nya diraih dari Kampus Lutheran Teological Seminary, Hongkong

Istri: Omega Sitorus

Anak-anak: Dylan Friedrich Jeconiah Sinaga & Louis Manuel Sinaga

Tempat & Tgl Lahir:  Desa Tapian Nauli – Tapanuli Utara, 30 Mei 1971.

Masa Belajar:

-.Sekolah Dasar (SD Negeri Tapiannauli dan SD Inpres Pagarbatu, 1979-1985);

-. Sekolah Menengah Pertama (SMP Pagarbatu, 1985-1988)

-. Sekolah Menengah Atas (SMA Sipoholon, 1988-1991).

-. Kuliah di STT-HKBP untuk Program Sarjana Teologi (1991-1996).

-. Concordia University, Portland- Oregon, USA (1996-1997)

-. Lutheran Theological Seminary (LTS) Hong Kong, Program Magister Teologi (1999-2001)

-. Lutheran Theological Seminary (LTS) Hong Kong, Program Doktor Teologi (2001-2004)

Pelayanan:

Masa Praktek :

HKBP Immanuel Tomuan dan pimpinan jemaat HKBP Gunung Bayu – Ressort Limapuluh – Distrik V Sumatera Timur (1997-1999)

Pada tahun 2000 menerima Penahbisan Pendeta di HKBP Martoba, Pematangsiantar

Pelayanan setelah Tahbisan Pendeta

-. Dosen Teologi Praktika di STT-HKBP Pematangsiantar (2004)

-. Dosen Paruh Waktu di Sekolah Diakones – Balige (2004-2007) dan di Sekolah Pendeta – Seminarium Sipoholon (2006-2008)

– Kepala Biro Oikumene HKBP (2004-2008)

-. Pendeta Oikuimene (Staf United Evangelical Mission – UEM) di kota Bielefeld – Jerman (2008-2014)

– Pendeta HKBP Ressort Cinta Damai – Distrik X Medan Aceh (Januari 2015 – Sekarang)

Pelayanan Khusus

-. Mendampingi Ephorus, Sekjen dan Kepala Departemen Koinonia HKBP dalam kunjungan pimpinan ke Jerman (2005)

-. Delegasi HKBP Pada Sidang Raya IX Dewan Gereja-gereja Sedunia (DGD – WCC) di Porto Allegre – Brasil (2006)

-. PastoralKolleg bersama 10 orang pendeta HKBP di Jerman (2007)

– Delegasi HKBP Pada Sidang Raya United Evangelical Mission (UEM), Borkum – Jerman (2008)

-. Ketua Panitia Konsultasi Pemuda HKBP di Jetun Silangit (2007)

-. Ketua Panitia Youth Camp HKBP di Seminarium Sipoholon (2008)

-. Anggota Komisi Khusus (Standing Committee) Misi, Oikumene & Tanggungjawab Dunia Gereja Westphalia – Jerman (EKvW, 2008-2014)

-. Pengkhotbah pada Ibadah Pembukaan Sinode Agung Gereja Batak Karo Protestan (GBKP – 2015)

-. Inisiator dan Co-Fasilitator Konsultasi Teolog-teolog UEM dari Asia, Malang-2014

-. Anggota Konsultan dari Jerman dalam proses Amandemen Aturan Peraturan HKBP

-. Key-note Speaker pada Rapat Pendeta Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA-2015)

-. Ketua Panitia Perayaan Dua Dekade Internasionalisasi United Evangelical Mission (UEM – 2016)

-. Narasumber dalam berbagai seminar, lokakarya dan pelatihan kepemimpinan di Indonesia dan Jerman.

Blog dan Medsos

Kunjungi blog pribadi saya: www.perjumpaan-kreatif.com

Facebook: Deonal Sinaga

 

You may also like
Pendeta Tolak Mutasi, Jemaat HKBP Terbelah
Bersiaplah Untuk Sesuatu yang Baru
4 Tahun Mengurus Izin, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Resmi Berdiri
Ephorus Larang Gunakan Fasilitas Gereja Untuk Kampanye Politik
HKBP Kembangkan Pariwisata Kawasan Danau Toba
Bekali Naposobulung, Distrik Silindung Gelar Youth Camp

Leave a Reply