Home > Daerah > Desa Danai Lama Sumbang Angka Putus Sekolah Terbesar

Desa Danai Lama Sumbang Angka Putus Sekolah Terbesar

wakil-bupati-dan-ketua-lpm-meninjau-kegiatan-masyarakat

Wakil bupati Deli Serdang Zainudding Mars dan Ketua LPM Unimed Kustoro Budiarta meninjau produk kegiatan masyarakat

Medan, Sorotdaerah.net

PEMKAB Deli Serdang dan Dirjen Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kemdikbud  menggandeng LPM Unimed untuk melakukan vokasi di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.

Program vokasi ini diluncurkan di balai desa Denai Lama. Mewakili kementrian pendidikan, hadir Kasubdit Kesetaraan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan Dr. Kastum M.Pd, Wakil Bupati Deliserdang H.Zainuddin Mars, Kepala LPM Unimed Dr. Kustoro Budiarta ME, Camat Pantai Labu Ayub, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deliserdang Wastiana Harahap, pimpinan SKPD, Kepala Desa Denai Lama Parnu dan pejabat lainnya. Para pejabat yang hadir dan tamu undangan duduk lesehan di atas tikar dan ambal. Para tamu undangan pun disajikan jagung rebus, kacang rebus dan makanan khas desa lainnya.

Dalam launching ini, kelompok ibu-ibu juga menjual produk makanan yang menjadi unggulan daerah terbuat dari hasil pertanian seperti dari buah melinjo dibuat menjadi emping, tepung melinjo, cake melinjo, brownis melinjo. Buah pisang dibuat menjadi tepung pisang, bangkit pisang dan dodol pisang. Buah pepaya dibuat menjadi dodol pepaya, selai pepaya, manisan pepaya, saos pepaya. Serta hasil kerajinan plakat nama, hiasan lampu, keranjang miniatur sepeda motor.

ketua-lpm-memaparkan-programKastum menerangkan, ada 3 kategori desa yang terpilih menjadi desa vokasi. Pertama di desa tersebut ada pejuang wanita. Kedua, kabupaten lokasi desa tersebut memiliki angka putus sekolah. Terakhir, desa tersebut penyumbang tenaga kerja terbanyak. “Desa Denai Lama terpilih menjadi desa vokasi karena Deliserdang merupakan penyumbang terbanyak angka putus sekolah,” tegas Dr Kastum.

Pernyataan Kastum ini pun membuat para tamu undangan tertunduk dan terdiam. Meskipun begitu, Kastum berharap dengan adanya desa vokasi ini, perekonomian masyarakat desa meningkat. “Desa vokasi ini merupakan kelanjutan dan terobosan program Gerakan Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M),” ujar Kastum.

Dr. Kustoro Budiarta mengatakan, LPM Unimed serius untuk melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap masyarakatyang putus sekolah. Pelatihan dan pendampingan ditujukan demi meningkatkan keteramoilan dan skill sehingga warga bisa produktif, dan kelak mereka , menjadi penopang perekonomian masyarakat desa. “Pantai Labu ini sudah dua tahun kami bina,” ujar Kepala LPM Unimed itu.

Selain itu LPM unimed juga melakukan upaya untuk mendorong Desa Denai lama menjadi “kampung digital”. Keterampilan digital diperlukan agar warga mampu memasarkan secara online produk-produknya. Hal ini diyakini akan berimplikasi langsung terhadap penjualan sekaligus pendapatan mereka.ketua-lpm-bersama-wakil-bupati-camat-pantai-labu-kepala-desa-denai-lama-ketua-lingkaran

Zainuddin Mars kaget dengan terpilihnya Denai Lama sebagai desa vokasi dengan katagori penyumbang paling banyak putus sekolah. “Kaget jika Desa Denai Lama terpilih menjadi desa vokasi karena banyak yang putus sekolah. Seharusnya dengan kartu pintar tidak ada lagi yang putus sekolah.Tahun depan saya berharap ada lagi desa vokasi tapi bukan karena drop out,” tegas Zainuddin.
(JS)

You may also like
Kesal Ditanyai Soal Cincin, Pelajar Tikam Rekannya Di Bagian Payudara, Nyaris Tewas
Tiga Pengisap Sabu Ditangkap
Komisi X DPR RI Akan Berangkatkan Guru Sijunjung Ke UNIMED Guna Tingkatkan Mutu
Curi Sepeda Motor, Warga Deli Serdang Tewas Dimassa di Langkat
Nama-nama Penerima Penghargaan Apresiasi Pendidikan Keluarga
Dirjen PAUD Sebut Peran Orangtua Pada Anak Sangat Vital

Leave a Reply