Home > Daerah > Gara- gara Duku, April Ditikam Hingga Nyaris Tewas

Gara- gara Duku, April Ditikam Hingga Nyaris Tewas

Medan, Sorotdaerah.net – Sutoyo (30)  warga Jalan Amal No 14, Gang Sekata, Medan Sunggal, terpaksa harus berurusan dengan polisi. Sebab ia nekat menusuk April Yanus Guloa (27)  warga Jalan Cempaka No 32 D, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia hingga 6 kali di bagian punggung sebelah kiri dengan sebilah pisau.

Informasi dihimpun, kejadian itu bermula ketika tersangka melempar kulit buah duku ke Yanus di Jalan Klambir Lima, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, persisnya di Pajak Inpres belakang posko salah satu Ormas, Sabtu (1/10) malam. Tak terima dengan perlakukan tersangka, korban menghampirinya.

Begitu didatangi korban, tersangka sempat meminta maaf. Namun, permintaan maaf itu tak diterima oleh tersangka. Keduanya sempat terlibat adu malut hingga saling dorong. Permintaan maaf tersangka yang tak digubris, membuatnya emosi. Alhasil, tersangka kemudian mengambil sebilah pisau dari saku belakang kanan celana yang dipakainya.

Kapolsekta Sunggal, Kompol Daniel Marunduri membenarkan kejadian tersebut. Mendapat informasi itu, petugas Unit Reskrim Polsekta Sunggal turun ke lokasi. “Gara-gara korban tidak terima dilempar sama kulit buah duku. Lalu korban dorong-dorong tersangka secara terus menerus, meski tersangka sudah minta maaf,” kata Daniel, Minggu (2/10).

Akibat kejadian ini, korban kritis sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Bina Kasih, Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal. Petugas yang kemudian melakukan olah TKP, kemudian berhasil menangkap tersangka.

Sutoyo, kata Daniel, diringkus dari tempat persembunyiannya, berselang 60 menit setelah kejadian. Kepada petugas, Sutoyo mengaku, kalau sebilah pisau tersebut didapatnya dari selokan pajak, jauh hari sebelum kejadian. “Kami mengamankan barang bukti sebilah pisau lipat stainless steel,” kata Daniel. Akibat perbuatannya, Sutoyo diganjar dengan pasal 351 KUH Pidana dengan ancaman, penjara di atas 5 tahun. (JS)

You may also like
Dua Jambret Ponsel Dihajar Warga
Ini Pernyataan Sikap AJI Soal Dugaan Penyuapan Terhadap Media
Rakorbang Bidang Ekonomi Digelar Bappeda
Unimed Turut Sukseskan Konvensi Nasional Pendidikan
Danau Toba Tercemar Izin TPL dan Aquafarm Perlu Dikaji Ulang
Kasus Korupsi Vaksin dan Dinas PU Pangururan Mengendap

Leave a Reply