Home > Sajak > [Puisi] Hidup Ber-ekspresikan Gen-mu

[Puisi] Hidup Ber-ekspresikan Gen-mu

Oleh Zen Siallagan*)

Kamu terlahir dalam suatu ekspresi
Kamu bertumbuh oleh ekspresi
Dewasa didalam ekspresi
Menua , layu lalu mati juga di dalam suatu ekspresi

Ekspresi yang kukatakan tidak semu
Ekspresi yang kumaksud bukan tak berwujud
Ekspresi yang kuartikan Nyata dan Hakiki
Ekspresi yang kunyatakan ialah sebagaimana kamu yang terlihat
Ekspresi yang akan kudengungkan ini, Ekspresi gen-mu yang seolah kasat

Kamu bertopeng cantik dan tampan karena gen-mu
Berpredikat jelek dan buruk rupa pun karena gen-mu
Jika gen cantik atau gen tampan tidak ber-ekspresi ,
Tak bisa kubayangkan seperti apa parasmu
Jika gen jelek atau gen buruk rupa tidak ber-ekspresi ,
Tak kan timbul dusta dan nista disekelilingmu

Kamu pemarah dan pendendam karena gen-mu
Kamu pemaaf dan penyabar pun karena gen-mu
Andaikan gen pemarah dan gen pendendam tidak ber-ekspresi
Betapa aku senang, sebab tak kudengar lagi ocehan dan pertengkaranmu
Andaikan gen pemaaf dan penyabar tidak ber-ekspresi
Betapa kacaunya dunia dengan berbagai persoalan yang tak dimaafkan dan tak sabar dipurnakan

Tubuhmu gendut bak tong karena gen mu
Tubuhmu kurus ,tinggi, atau langsing bak bodi gitar spanyola pun karena gen -mu
Sebenarnya tak perlu Peng-gendut atau Pe-langsing untuk menunjukkan dirimu
sebab gen itulah yang ber-ekspresi dengan sempurna memuntir organmu

Kamu pintar, sepintar para elit bermanufer itu karena genmu
Sebenarnya tak perlu pintar untuk hidup, tapi gen-mu berekspresi
Maka jadilah kamu makhluk liar yang pintar-pintaran
Kamu bodoh, sebodoh aku itu pun karena gen-mu
Sebenarnya aku sangsi jika ada gen-bodoh,
Tetapi kebodohanku dan bodohmu ber-ekpresi
Maka jadilah hidup kita yang bodoh-membodohi atau berpura-pura bodoh

Cendikiawan berpikir bijak Karena gen-nya
Pemimpin berlaku adil dan berintegritas karena gen nya
Seandainya gen berpikir bijak tak ber-ekspresi, jangan harap kebijakan akan muncul
Seandainya gen berlaku adil dan berintegritas tidak ber-ekspresi, mimpi suatu bangsa bersatu tak kan terkabul

Tanyakan lagi padaku apa yang di-ekspresi-kan gen
Pongah atau rendah hati kah?
Berbohong atau Jujur kah?
Pelit atau Dermawan kah?
Egois atau Setia kawan Kah ?
Kehidupan pasti ber-ekspresikan gen

Ekspresi “buruk atau baik”nya raga dan batinmu muncul dari gen-mu
Ekspresi gen-mu diwariskan dari gen Orangtua-mu
Ekspresi gen orangtuamu diturunkan dari tetuanya,
Demikian ekspresi itu terawetkan dalam gen-mu

Jika kamu bertanya: adakah sifatku yang tidak diatur oleh ekspresi gen ku ?
Mustahil bagiku untuk berkata ada
Sebab tiada bagian dirimu yang tidak di-ekspresi gen mu
Jika kamu bertanya : bisakah aku memilih ekspresi gen ku ?
Mintalah jawaban dari Gen-mu
Jika jawabnya semu
Mintalah petunjuk dari“Yang Maha Kuasa” yang mengaturnya

Adalah benar kebebasan berekspresi itu sebuah keniscayaan
Terlebih benar semua ekspresi harus diregulasikan
Tidak salah jika “ekspresi benar” itu idaman
Tapi salah jika “ekspresi buruk” disembunyikan

Hidup dikemudikan ekspresi
Ekspresi gen yang hadir di sel-sel inspirasi
Jika gen mu tidak ber-ekspresi itu tandanya kamu mati
Jika kamu mati
Maka kamu pun tak kan bisa lagi mengerti
Tentang makna hidup yang ber-ekspresikan gen mu yang azasi

*) Penulis Alumni Biologi Pascasarjana UGM

1 Response

  1. Pingback : Hidup Ber-ekspresikan Gen-mu – Biologi, Edukasi dan Inspirasi Hidup

Leave a Reply