Home > Sajak > “Sekilas Kaku”

Oleh Laura Citra*)

Sekilas

Kau datang, lalu kau pergi
Kemudian dengan hadirmu
Yang hanya sedetik bagiku
Meninggalkan rasa cinta sementara
Mengapa?
Iya, mengapa kau tiba-tiba pergi
Saat rasa cinta ini
Mulai tumbuh
Tak bisakah kau kembali lagi?
Berpaling demi aku

Kaku

Kutak daya
Seketika aku kaku, membatu, terpaku, terbelenggu
Aku hilang kata dan frasa, pun klausa
Terbodoh!
“iya, aku terbodoh!”
Merenungkan medan yang
Tak pasti
Sepenggal cerita sulit
Terasa membunuh empedu penantian
Katanya waktu
Katanya jarak
Dua koin yang tak bisa menyatu, padu, lalu membeku

*) Penulis Siswi SMA Methodist-7

You may also like
Puisi Untuk Negeriku Dikumandangkan Di Lapangan Ahmad Yani
[Puisi] Aku Takut (Negeri)
[Puisi] Bisa Kubayangkan
Pengorbanan Cinta
Siswi Kelas 1 SMP Setahun Jadi Pemuas Nafsu Seks Ayah
[Sajak] Merah Sebelum Layu

Leave a Reply