Home > Daerah > Terobos Trafict Light Usai Kedatangan Kapolri, Warga Asal Nias Tewas Tabrak Trail

Terobos Trafict Light Usai Kedatangan Kapolri, Warga Asal Nias Tewas Tabrak Trail

Medan, Sorotdaerah.com – Roni Laia (29) tewas mengenaskan dengan kondisi kepala pecah dan sekujur tubuh penuh luka.

Penduduk asal Bawo Lahusa, Nias ini sebelumnya sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Murni Teguh lantaran sepeda motornya Mio J warna merah berpelat nomor BK 2848 AFF yang ditungganginya, menerobos lampu merah hingga menghantam sepeda motor Kawasaki KLX Trail yang dikendarai, Eri Siswanto (28) warga Jalan Mesjid, Medan Amplas.

Tabrakan itu terjadi, saak keduanya melintas di persimpangan Jalan Gaharu dan Jalan HM Yamin, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (4/2) malam.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Medan Iptu Chairil Chan mengatakan, insiden kecelakaan tersebut terjadi ketika, Roni Laia yang melintas dari arah Jalan Gaharu menuju Jalan HM Yamin, Kecamatan Medan Timur, dengan kecepatan tinggi menerobos trafict light.

Tak lama sebelum kejadian itu, rombongan Kapolri Jenderal Tito Karnavian melintas hendak menuju hotel JW Marriot guna menghadiri launching E Poliching yang akan diselenggarakan di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (5/2) pagi.

Akibatnya, kepadatan lalu lintas kendaraan terjadi. Namun setelah menerobos trafict light dari arah berlawanan, sepeda motor yang ditungganginya menghantam bagian kanan roda dua Kawasaki KLX bernomor polisi BK 4029 AEB yang dikendarai Eri Siswanto.

Alhasil, keduanya terpental ke badan jalan hingga bagian tubuh keduanya mengalami luka dan roda dua yang dikendarai keduanya ringsek.

“Kejadiannya tadi malam sebelum Kapolri tiba di hotel JW Marriot. Kronologisnya, akibat korban yang tewas menerobos lampu merah hingga korban menabrak pengendara Kawasaki KLX dan terpental ke badan jalan. Korban tewas setelah kita bawa ke rumah sakit Murni Teguh,” ujar Chairil.

Chairil menjelaskan, korban mengalami pecah pada kepala dan luka di sekujur tubuhnya.

“Dari hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, korban terpental 100 meter hingga bagian kepala pecah akibat menghantam aspal. Sekujur tubuh korban juga terdapat banyak luka. Sementara, Eri Siswanto mengalami luka-luka ringan di bagian lengan dan kakinya,” terangnya.

Chairil menyebut, bahwa kini korban masih berada di RS Murni Teguh. Bahkan, sambung dia, barang bukti juga telah diamankan di Sat Lantas Polrestabes Medan.

“Barang bukti kedua sepeda motor masih kita amankan. Sampai saat ini jenazah korban masih berada di RS Murni Teguh menunggu pihak keluarga menjemput jenazahnya,” terangnya.

Chairil mengimbau pihak keluarga atau kerabat korban agar mendatangi RS Murni Teguh.

“Kita imbau, kepada pihak keluarga dan kerabat korban harap datang ke RS Murni Teguh untuk menjemput jenazahnya. Korban atas nama Roni Laia identitas KTP, Bawo Lahusa, Nias. Kita terkendala karena korban tidak memiliki handphone, dan alamat KTP di Nias. Jadi, siapa saja yang mengetahui korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J berpelat nomor BK 2848 AEF segera datang ke RS Murni Teguh atau Sat Lantas Polrestabes Medan,” tukasnya. (AN)

You may also like
Bus ALS Terjun Ke Jurang, 3 Tewas, 4 Luka Berat, 25 Luka
Police Goes To School Di SMA Negeri 6 Medan
Police Goes To School
3 Maling Diciduk
Dua Begal Motor Dihajar Polisi
Digerebek Polisi, Pengedar Narkoba dan Pemakainya Gak Jadi Pesta

Leave a Reply