Medan, Sorotdaerah.com- Puluhan warga Gang Amaliyah, Pasar 10 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, komplain atas tiang tower setinggi 36 meter yang dibangun di pemukiman padat penduduk setempat, Minggu (31/7).

Mereka geram terhadap pemilik tower, Hadi (32) karena membangun tower pribadi tanpa terlebih dahulu minta izin dari warga setempat.

“Tidak ada pihak manapun yang memberitahu saya. Bahkan tak ada yang meminta persetujuan kepada kami para warga di sini untuk pembangunan tower tersebut,” ungkap Agus Syahputra (36) warga setempat.

Protes warga tersebut sudah berlangsung sejak dua tahun lalu, ketika tower baru dibangun. Namun, terang Hadi, keberatan warga tersebut tak direspon oleh pemilik tower. Akhirnya, hari ini warga kembali berdemo. 

Warga mengaku akan mensomasi pihak pemilik tower sekaligus melayangkan surat keberatan kepada kepala desa, Camat dan Bupati Deli Serdang.

“Kami akan menuntut dan menghentikan tower tersebut beroperasi,” tutur, Sri Nurhayati (25) warga Pasar 10 Tembung, Gang Amaliya.

 
Hadi mengaku, tower internet itu tidak punya dampak negatif. Bahkan pembangunannya telah mendapat persetujuan pihak terkait. Lebih jauh Hadi mengatakan, beberapa warga yang komplain terhadap berdirinya tower miliknya itu, dikarenakan kecemburuan sosial.

“Warga disini kolot. Pikirannya nggak mau maju. Kami buat tower itu tidak menggangu orang cari makan, kenapa dilarang? Lagian itu tower pribadi, hanya untuk jaringan internet. Banyak gedung lain memakai tower, kenapa tidak dikomplain? Warga yang komplain itu iri sama saya karena mereka nggak bisa. Saya beli mobil saja mereka iri,” sebut Hadi.

Jal, Kepling 13, Pasar 10 Tembung mengaku tak memahami  tentang izin pembangunan tower. Namun ia tak menampik jika Hadi dan keluarganya  telah meminta persetujuan pada Kepling atas didirikannya tower itu. (GH)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *