Medan, Sorotdaerah.com-Menanggapi berita di beberapa media cetak maupun online tentang beredarnya Permen Dot yang diduga mengandung narkoba dan bahan berbahaya lainnya yang ditemukan di Surabaya – Jawa Timur membuat resah masyarakat terutama yang mempunyai anak kecil.

Menyikapi hal tersebut Bala Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan (BB POM) Medan bekerjasama dengan BNN Sumut dan Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota melakukan pengawasan ke lapangan. Dari hasil pengawasan, ditemukan bahwa bonbon dot itu sudah beredar di beberapa wilayah Sumatera Utara.

Laboratorium forensik Cabang Medan juga sudah memeriksanya dengan mengambil sampel dari Langkat yang terdiri dari sebuah permen Spray, Permen Dot dan Serbuk Putih. Setelah diperiksa diperoleh hasil negatif narkotika dan psikotropika. “Terdeteksi bahwa bonbon tersebut mengandung D-Glukosa Monohydrate, Glukopur, Sweetener, D-Glukosa, DL-Phenylalanie, Methy Ester, Methyl Stearat, Asam Palmitat. Menurut Labfor cabang Medan, seluruh zat yang terdeteksi didalam bonbon tersebut umumnya digunakan sebagai pemanis bukan termasuk dalam jenis narkotika atau psikotropika,” kata Kabid Penerangan Masyarakat Poldasu AKBP MP Nainggolan, Senin (13/3).

Dengan adanya hasil dari laboratorium Labfor cabang Medan, Poldasu mengimbau masyarakat tidak perlu panik namun lebih bijak dalam mengomsumsi produk pangan yang memiliki izin edar, dan mengecek tanggal kadarluarsa sehingga tidak mengganggu kesehatan. (LS)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *