Puisi I: Aku Pergi

Seperti embun menguap
Jejakmu lenyap tanpa ungkap
Raibmu membuatku terkesiap

Dimanakah aku harus mencarimu
Kuendus jejakmu berbilang waktu
Sia-sia aku menaruh asa
Diam-diam kau pergi
Tanpa kata tanpa permisi
Anggapku kau benar mati
Rupa-rupanya hilangmu taktik belaka
Diam-diam kau membangun jarak dan menghapus segala jejak
Aku muak

 

Puisi II: Mawas Diri

Semua kenangan terekam begitu kuat
Tak kurestui waktu melunturkannya
Akan kubawa hingga akhir hayat
Pelecut untukku melompat
Sisa kerelaan kupeluk erat

Keinginan untuk melangkah
Bebas dan liar layaknya mustang
Goresan dan luka hanya hal biasa
Kini aku memilih lebih berhati-hati
Arungi samudera jangan sampai salah berlabuh (*)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *