Sorotdaerah.com- Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Yayasan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) berhasil menjadi juara III Lomba aksara Batak pada acara Festival Museum Sumatera Utara (Sumut) tahun 2020 yang diselenggarakan Museum Negeri provinsi Sumut Jl. HM.Joni No. 51 Medan, pada tanggal 17-19 September 2020.

Lomba aksara Batak ini dikuti 24 peserta se Sumut. Siswa SMA HKBP Sidorame berhasil keluar sebagai juara tiga atas nama Jeremia Thomas Sihotang, setelah Bima HJ. Pasaribu sebagai juara I dan Lilis M. Manurung juara II.

Kepala Seksi Koleksi dan Edukasi, Biliater Situngkir ST mengapresiasi pemuda yang masih mencintai budayanya. Menurutnya budaya Batak memiliki keunikan tersendiri. Memiliki Aksara dan semua kehidupan orang Batak diliputi adat yang kental. “Tidak semua suku mempunyai aksara,” ucap Biliater saat penutupan lomba aksara Batak, Sabtu (19/9/2020).

Kehadiran kaum millenial pada era kecanggihan teknologi digital ini memiliki peran tersendiri dalam melestarikan budaya Batak. Terkhusus dalam memelihara Aksara Batak.

Hal ini diamini Kepala Sekolah SMA HKBP Sidorame, Dra Noralice Simbolon. Ia bangga kepada kaum millenial yang turut melestarikan budaya yang diwariskan leluhur. “Bagi orang ini mungkin hal yang biasa saja, tapi bagiku ini prestasi luar biasa,” ucapnya.

Hal sama juga disampaikan guru pembimbing Aksara Batak SMA HKBP Sidorame. Ia berharap sekolah yang mayoritas siswanya suku Batak perlu memuat pelajaran Aksara Batak sebagai salah satu muatan lokal sekolah. “Jikalau tidak sejak dini siswa kita mengenal budaya Batak, maka pelan-pelan budaya itu akan tergerus oleh zaman,” pungkasnya.

Sekedar informasi, berikut nama-nama yang menjuarai lomba Aksara Batak tahun 2020.
Juara I Bima HJ Pasaribu, Juara II Lilis M Manurung, Juara III Jeremia Thomas Sihotang, Juara Harapan I Fitri Yanti Marbun, Juara Harapan II David Kristopari Manurung dan Juara Harapan III : Gunawan Gaurifa. (Red)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *