Sempat terseok-seok, Robert Sianipar berhasil membangun usaha ulos miliknya hingga menjajal mancanegara.


Tak mudah merintis usaha kecil menjadi besar. Butuh kesabaran dan ketangguhan dalam berbisnis. Selain itu, membangun usaha dibutuhkan ide dan strategi yang cemerlang.

Hal inilah yang dilakukan oleh Robert Sianipar. Ia meniti karir di bidang pembuatan kain songket jenis Ulos tersebut sejak 1992. Ditahap awal, kain ulos miliknya sudah lumayan diminati orang. Di tahun itu ia hanya punya 17 karyawan untuk penenunan. Beberapa tahun selanjutnya mulai berkembang menjadi 100 karyawan. Sekarang ia telah mempekerjakan sedikitnya 400 karyawan. Fantastis, bukan?

Namun saat krisis moneter 1998,usaha besutannya kolaps, hingga ia terpaksa harus merumahkan karyawannya. Memasuki awal 2000, karyawannya sisa 20 orang saja. Masa yang berat bagi Robert.


Alat tenun ulos

Robert bercerita, mulanya mendirikan Galeri Ulos Sianipar demi meneruskan jejak warisan orangtuanya. “Saya sewaktu anak-anak kan, dulu sering mengikuti pekerjaan orangtua yang berdagang kain ulos di pusat pasar. Dari sana saya mempelajari banyak hal soal ulos, apalagi saat-saat itu, usaha orang tua mendapati kesulitan bahan karena supply dari Samosir,” tuturnya.

Usai menamatkan pendidikannya dari SMA, Robert tertarik mengembangkan usaha ulos dan berinisiatif belajar ke sejumlah daerah di Sumut hingga ke Jawa. Ia belajar mengecat benang di Bandung, belajar menenun Siantar, Tarutung dan Balige. Robert mengimpikan bisa memproduksi ulos sendiri.

Robert Sianipar merapikan ulos Batak

Robert Sianipar membuka usaha tenun ulos di Gang Pendidikan, No. 130, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Saat ini ia telah memiliki 15 galeri untuk ulos dan fesyen pakaian lainnya. “Ulos itu hanya seperlima dari prodak lainnya yang kami buat, selebihnya untuk fesyen seperti baju, tas, dan pernak-pernik lainnya,” ungkapnya.

Kini ulos dan kerajinan milik Robert sudah menjajal sampai ke Australia, Singapura dan Amerika. (LS)

Robert Sianipar, pengusaha ulos

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *