Sorotdaerah.com – Bukit Sirikki. Dari namanya terlintas dalam pikiran, oh mungkin itu nama seorang laki-laki bernama Ricky. Tetapi bukan. Tidak tahu alasan mengapa opung-opung dulu menamainya Sirikki. Yang pasti itulah namanya.

Jika kamu ingin berwisata ke sini, lewat Parapat, kamu bisa masuk dari Simpang Rumah Sakit Mini atau Girsang 1 menuju Huta Papande. Kamu bisa parkir di halaman Huta Papande. Lalu kamu bisa mendaki ke Bukit sekitar 10-30 menit. Cepat lambatnya perjalanan, itu tergantung kondisi kesehatanmu. Bagi yang biasa mendaki, bisa menempuhnya 10-15 menit. Menuju Bukit, kamu akan melihat berbagai jenis pohon di sana. Durian, jengkol, aren, kemiri, dan berbagai jenis tanaman lainnya.

Dari Bukit Sirikki, kita bisa memandang petak-petak sawah, perkampungan, pepohonan, dan Danau Toba. Di samping kiri kanan kiri bukit, kamu akan melihat bukit-bukit lain yang berisi hutan lebat. Di baliknya ada air terjun. Ada juga satwa liar seperti babi hutan, kera, tupai dan beragam jenis satwa lainnya. Tapi, saat kamu mendaki, mungkin satwa ini akan menghindar dan tidak ditemukan. Sebab, biasanya binatang ini pemalu. Tapi mereka bisa melawanmya jika merasa terancam.

Banyak hal yang bisa kamu lihat di Bukit ini yang membuat Bukit ini cocok bagi mereka yang suka mengamati alam sampai mendetail. Layak disebut Taman Bumi atau Geopark. Untuk saat ini Kelompok Tani Hutan (KTH) Harangan fokus membenahi dan mempromosikan Bukit Sirikki sebagai salah satu tujuan wisata. Ke depannya, jika memungkinkan, secara perlahan, jalur lain di kiri kanan bukit akan dibenahi. (Damayanti Sinaga)

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *