Home > Daerah > Ditolak KPUD

“Jenderal, udah nonton, heboh di tivi,” teriak Kopral Jono di depan pintu.

Jenderal Nagabonar yang sedang tidur seperti tak ambil pusing, “Apalagi itu, Jono? Heboh apa pulak lagi kau?”

“Itu Jenderal, salah seorang kandidat yang diberangkatkan gereja ternyata dibatalkan oleh KPUD Sumut,” lapor Kopral Jono.

“Lalu?” tanya Jenderal Nagabonar masih merem. “Kenapa kau tanya aku?”

“Lha kasianlah Jenderal. Dia sampai menangis lo Jenderal. Dia tidak terima,” sahut Kopral Jono.

Masih sambil tetap tidur-tiduran, Nagabonar berkata, “Ah, aku lebih kasian sama gereja yang mendukungnya. Tak ampuh rupanya doa mereka. Sekelas Ephorus lho yang berdoa untuk dia Jono. Coba kau pikir dulu. Terus, satu lagi, masak mereka bisa mendukung dan mendoakan calon yang berkasnya tak lengkap. Itu berarti kemarin itu keputusan mereka membabi-butalah”

“Lagipula kan Jono,” sambung Nagabonar, “nggak usahlah pala kau heboh kali. Senanglah harusnya kandidat itu. Duitnya nggak habis untuk kampanye padahal berapalah suaranya palingan. Di survei manapun suaranya seutil doang. Jadi positif thingking lah kau sikit Jono. KPUD itu sebenarnya mungkin prihatin sama dia, biar jangan kalah malu kalau kalah, dibatalkannyalah kawan itu. Ia kan? Ia kan? Hahahahahaaa…”

 

Penulis Nagabonar

Leave a Reply