Sorotdaerah.com – Di Kota Medan kini menjamur pedagang durian. Sebut saja, di Simpang Pos, Medan dan Simpang Kwala Bekala. Di dua titik ini mudah menemukan pedagang menggelar lapaknya menjajakan durian. Di beberapa lokasi lainnya, pedagang bahkan menjual durian dengan mobil pikap.

Para pedagang menyediakan tikar atau kursi bagi konsumen yang ingin menyantap durian di lokasi. Saat malam, pembeli durian ramai merubung. Tenda-tanda diterangi lampu seadanya. Mereka bebas memilih durian yang mereka sukai. Harganya juga bervariasi. Namun, sering sekali kita mendengar orang mengeluh soal durian yang dibelinya. Kecewa karena merasa ditipu penjual durian. Penjual mengaku duriannya bagus, namun ketika konsumen membelah durian itu di rumah, didapati buah yang dibelinya tidak sesuai harapan.

Lantas bagaimana cara membeli durian agar tidak merasa rugi? Berikut tipsnya.
Pertama, sebelum membeli tanyakan kepada penjual apakah mereka menggaransi bahwa duriannya bagus? Tanyakan apakah mereka bersedia mengganti jika durian yang akan kalian beli ternyata mentah, hambar atau busuk?

Kedua, sebaiknya menikmati durian di lokasi penjualan. Tujuannya, agar kalian bisa mendapatkan durian yang benar-benar bagus: matang, gurih dan tidak busuk.

Ketiga, jika hendak disantap di rumah, bawalah kotak tupperware. Minta kepada penjual untuk memilihkan durian-durian yang bagus lalu dibelah dan dimasukkan ke dalam kotak tupperware.

Cara ketiga ini sangat efektif, karena isi durian dibuka dan kelihatan apakah ada yang busuk, mentah, atau berasa hambar. Umumnya pedagang bersedia mengganti, jika durian yang kalian beli tidak enak, mentah, hambar atau busuk. Durian-durian yang tidak enak itu akan mereka sisihkan ke satu tempat. Dan mereka akan memilihkan kembali buah durian yang bagus.

Dari tiga cara di muka, kalian bisa mencobanya. Jangan ragu untuk bertanya kepada para pedagang. Selamat mencoba tiga tips di atas. (Redaksi)

Tentang Admin

Redaksi

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan