Home > Kesehatan > KPCDI Sumut Gelar Kopi Darat

KPCDI Sumut Gelar Kopi Darat

Sorotdaerah.com – Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Cabang Sumut menggelar acara Kopi Darat (Kopdar), di Jalan Sei Batang Hari, Medan, Minggu (19/8).

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat, Tony Samosir dan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi KPCDI Donny Nainggolan. Pada kegiatan tersebut, Tony mengungkapkan, Kopdar kali ini program konsolidasi dimana para anggota bisa berpartisipasi aktif di dalam organisasi.

“Kami berharap di dalam forum ini, Sumut dapat menentukan struktur organisasinya sehingga anggota bisa menyalurkan pikiran dan tenaga untuk kepentingan dan kesejahteraan pasien gagal ginjal,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, Rapioman Siregar mengusulkan agar pembentukan struktur kepengurusan definitif di Sumut harus sesuai dengan mekanisme dalam AD/ART.

“Begini, untuk menentukan Ketua Cabang definitif harus ada Konferensi Wilayah dulu. Di sana kita bisa melihat visi dan misi dari setiap calon ketua. Jadi kita tidak main asal tunjuk,” kritik pasien yang sudah menjalani cuci darah lebih dari enam tahun ini.

Tony langsung menjelaskan, untuk saat ini KPCDI masih sedang merintis menjadi organisasi yang lebih matang, dan di samping itu memiliki keterbatasan fisik sehingga untuk menetapkan Konferensi Wilayah akan butuh waktu yang panjang.

“Kita ini pasien cuci darah, harus melihat keterbatasan fisik kita. Kenyataannya sulit untuk sama seperti organisasi orang sehat lainnya. Belum tentu kita yang hadir semua di sini, besok bisa kumpul karena keadaan sakit,” jelasnya

Pasien yang sudah dua tahun melakukan cangkok ginjal ini juga menyampaikan tidak ada waktu lagi untuk menunda pembentukan struktur organisasi, karena akan banyaknya persoalan yang akan kita hadapi ke depan. Contohnya persoalan rujukan BPJS Kesehatan yang semakin rumit dan hak obat untuk pasien yang sampai hari ini susah diakses.

“Dan harapannya kita tidak menunda lagi, kita langsung pilih hari ini juga melalui suara terbanyak. Adapun kedepan dilakukan Konferensi Wilayah akan diserahkan ke masing-masing Wilayah dan Cabang untuk memutuskan,” tambahnya.

Menurut Tony, ini adalah diskusi yang paling interaktif dan sedikit alot sepanjang kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia. Meski demikian, hal ini semakin menambah wawasan dan motivasi untuk mengembangkan organisasi demi kepentingan pasien gagal ginjal di Indonesia.

“Disini ternyata banyak pasien yang juga memiliki pengalam di organisasi, dari praktisi hukum, wartawan, sampai aktif di organisasi kemahasiswaan. Ini yang membuat menarik dan menantang,” katanya.

Diskusi yang panjang, akhirnya diputuskan untuk memilih struktur organisasi KPCDI Cabang Sumatera Utara. Adapun struktur tersebut adalah Ketua Jimmy Porung, Sekretaris Rapioman Siregar, Bendahara Lie Tjie Kian, Tim Support Kepengurusan Cabang Bagariel Bobby Manurung & Benny Sinaga dan Koordinator Cabang Aimma Siahaan

“Selamat bekerja Pengurus Cabang Sumut. Semoga amanah. Silahkan setiap pasien gagal ginjal, baik yang hemodialisa, cuci darah mandiri, pendamping pasien dan transplantasi ginjal untuk bergabung dengan cabang Sumut” ajak Tony. (Red)

You may also like
Besok, BMPI Gelar Kopdar Bareng
Kasat Lantas Medan Kopi Darat Dengan Klub Motor
Pulang Cuci Darah, Rumah Siti Rahma Digasak Maling

Leave a Reply