Home > Opini > Politik yang Memerdekakan

Politik yang Memerdekakan

Oleh Hendra Simanjuntak

SEYOGIANYA, pemimpin adalah orang-orang yang diurapi Tuhan dan diutus oleh masyarakatnya ke tengah-tengah bangsanya. Politik sebagai sebuah ilmu dan seni, mustinya disasar untuk mendatangkan salam sejahtera Allah kepada masyarakat. Kehadiran pemimpin harus bisa menyejahterakan bukan untuk memanfaatkan masyarakat demi kepentingan diri dan partainya.

Lalu, seperti apa kondisi perpolitikan kita sekarnag ini? Apakah politik kita berhasil menjaring para pemimpin yang melayani rakyatnya?

Kita harus sadari, dunia sudah semakin tua dan masyarakat juga semakin edan. Bersebab, seluruh tatanan terjebak pada politik praktis yang terkotori oleh kepentingan segelintir elit politik, terkotori oleh ketidakmampuan personal serta terkotori oleh ketidakprofesionalan yang diroyak oleh perilaku suap-menyuap. Maraknya politik transaksi telah merusak dunia perpolitikan kita yang pada akhirnya bisa memicu lost generation. Perilaku politik busuk efektif membusukkan nalar generasi emas kita.

Padahal sejatinya politik adalah alat untuk mendapatkan kekuasaan dan seni memanfaatkan kekuasaan itu gua memenuhi kepentingan masyarakat banyak. Karena itulah, pemilu sebagai proses demokrasi perlu kita kawal. Melalui pemilu, kita berkesempatan memilih orang-orang terbaik untuk kita dudukkan di parlemen (DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi). Kita harus mempelajari latar belakang dan visi yang jelas dari para kandidat.

Sayangnya realita hari ini, masyarakat dijebak dengan janji palsu dan diimingi sejumlah uang. Masyarakat digiring pada kepuasan sesaat dengan hanya memikirkan kondisi saat ini dan tidak memusingkan apa yang akan terjadi kelak.

Kita harus berubah. Kita harus bersama-sama mengawal jalannya politik sehat, politik yang memerdekakan, politik yang menyejahterakan warga.

GAMKI sebagai akronim Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia siap mengawal demokrasi Indonesia. GAMKI siap membangun bangsa dan menjaga keutuhan negara dan siap menjadi barisan terdepan mengawal Ideologi Pancasila.

GAMKI berharap setiap gereja mempersiapkan masyarakatnya untuk lebih melek politik dan tidak saatnya lagi kita terjebak pada sifat apolitik. Kita harus bergerak bersama, memilih pemimpin yang terbaik. Mari kita tolak politik uang. Utuslah yang terbaik, karena suara rakyat adalah suara Tuhan. Saya mengajak kita semua untuk tidak golput.

Mari kita maju bersama, menjadi laskar Kristus, menjaga keutuhan bangsa dan membangun politik yang memerdekakan. HORAS!

Penulis adalah Dosen Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dan KETUA GAMKI DPC Pematangsiantar

You may also like
GAMKI Siapkan Kadernya Bertarung Dalam Bursa Pemilihan Ketua KNPI Siantar

Leave a Reply