Home > Anak > Anak SD Parulian Terbitkan Dua Buku Cerpen

Anak SD Parulian Terbitkan Dua Buku Cerpen

Sorotdaerah.com – Bagi sebagian orang, menulis terasa sulit, apalagi menghasilkan sebuah buku. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi anak-anak setingkat SD di Yayasan Pendidikan (YP) Parulian. Baru-baru ini, anak-anak setingkat SD bersama kakak kelasnya menerbitkan buku kedua berjudul “Rembulan yang Bersayap”. Buku ini adik kandung dari “Petualangan Imaji” yang lahir setahun lalu.

Salah satu penulisnya, Jeslyin.C.Hutagalung, yang masih kelas V SD itu mengaku amat senang, cerpennya yang berjudul Pohon Boneka Hantu lolos seleksi dari editor. Ia bercerita bahwa menulis cerpen sebagai tindak lanjut dari pelatihan menulis yang difasilitasi oleh sekolah. Dari pelatihan itu, ia dan belasan peserta lainnnya dilatih menambang ide dan memperkaya tulisan dengan imajinasi. “Menulis cerpen terasa mudah karena setiap hari kami terbiasa membaca buku. Sekolah kami menerapkan program literasi, sehingga kami pun makin pintar,” katanya, Sabtu (13/7).

Siswa lainnya yang turut menyumbang naskah cerpen dalam buku tersebut adalah Tepti N Aritonang. Tepti mengisahkan tentang seekor anjing yang punya kemampuan super. Cerpen berjudul “The Super Hero Dog” itu sangat memikat, dengan ide yang liar dan cara menggagas yang cukup bagus. “Saya bisa menulis karena ikut pelatihan menulis. Sekolah kami tiap tahun menggelar pelatihan dari program literasi. Literasi membuat kami jadi bisa nulis buku,” bebernya.

Sekjen YP Parulian Erita Siburian menjelaskan, memang sebagai sekolah literasi, YP Parulian telah mengintegrasikan literasi ke dalam pembelajaran. Sekolah membiasakan siswa menggunakan informasi untuk mencari solusi. Melalui literasi, sekolah juga memfasilitasi anak untuk mengembangkan potensinya, salah satunya melalui pelatihan-pelatihan menulis dan workshop. “Ini buku kedua kami. Keduanya adalah buah dari program literasi yang kami integrasikan sejak 2016 lalu,” terangnya.

Ketua Forum Masyarakat Literasi Indonesia (Formalindo) Sumut Hasban Ritonga memuji semangat dan konsistensi anak Sekolah Parulian dalam menulis buku. Meski masih muda, anak-anak ini sungguh produktif. “Anak-anak ini hebat sekali. Masih kecil sudah bikin buku. Menulis buku tidak gampang, diperlukan kebiasaan membaca yang bagus, daya imajinasi dan ketekunan. Dan ternyata anak-anak Parulian memiliki potensi itu. Saya memuji YP Parulian dengan semangat gerakan literasinya yang luar biasa,” ungkap mantan Sekda Provinsi Sumatera Utara itu. (Redaksi)

 

 

You may also like
Gramedia Selenggarakan Festival Literasi
Sekolah Tua Berjuang Membangun Budaya Literasi
Tingkatkan Literasi, Togu Simorangkir Jalan Kaki 300 -an Km
Resmikan Gedung Baru, OJK KRS 5 Sumbagut Optimis Peningkatan Ekonomi Sumut
Somba Marhula-hula
Malinau-INOVASI Fokus Tingkatkan Literasi

Leave a Reply